Foto bersama Bupati Asmar dengan Kakan Kemenag Meranti, jajaran BRK Syariah dan Calon Jamaah Haji, di Aula Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (6/4/2026).

MERANTI (serangkai co) – Persiapan calon jemaah haji di Kabupaten Kepulauan Meranti tidak lagi hanya bertumpu pada pembinaan formal pemerintah dan Kementerian Agama. Keterlibatan sektor perbankan syariah kini turut memperkuat bekal jemaah, baik dari sisi pemahaman ibadah maupun kesiapan fisik dan mental.

Hal itu terlihat dalam kegiatan praktik manasik haji yang digelar PT Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) bersama calon jemaah haji nasabahnya di Aula Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Meranti, Senin (6/4/2026).

Branch Manager BRK Syariah Selatpanjang, Wiwin Syahputra, mengatakan manasik haji menjadi bagian dari komitmen perbankan dalam memberikan layanan menyeluruh kepada nasabah. Menurutnya, pelayanan tidak hanya berhenti pada aspek keuangan, tetapi juga menyentuh kesiapan spiritual dan pengetahuan ibadah.

“Manasik haji ini adalah komitmen kami untuk memberikan pelatihan dan pelayanan agar para calon jemaah benar-benar siap, baik secara rohani maupun jasmani,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Meranti, H. Asmar, menilai kolaborasi lintas sektor seperti ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pembinaan jemaah di daerah. Ia menegaskan, ibadah haji menuntut kesiapan menyeluruh, bukan sekadar niat.

“Ibadah haji bukan hanya soal niat, tetapi juga membutuhkan kesiapan fisik, mental, dan ilmu. Manasik ini adalah bekal paling berharga sebelum berangkat ke Tanah Suci,” kata Asmar.

Ia menambahkan, melalui manasik, calon jemaah dapat memahami tata cara ibadah sesuai tuntunan fikih, mengenali alur perjalanan haji, hingga melatih kesabaran menghadapi situasi padat selama pelaksanaan ibadah.

Selain pemahaman ibadah, aspek kesehatan juga menjadi perhatian. Asmar mengingatkan jemaah untuk mulai menjaga kondisi tubuh sejak dini, mengingat perbedaan cuaca yang cukup ekstrem di Arab Saudi.

Di sisi lain, ia juga menekankan pentingnya menjaga sikap dan kebersamaan selama menjalankan ibadah, mengingat jemaah membawa nama baik daerah.

“Jemaah adalah duta daerah. Tunjukkan akhlakul karimah, saling tolong-menolong, dan luruskan niat semata-mata karena Allah SWT,” pesannya.

Dengan keterlibatan berbagai pihak, diharapkan calon jemaah haji asal Kepulauan Meranti dapat berangkat dengan persiapan yang lebih matang dan kembali dengan predikat haji mabrur. (sr01)