
MERANTI (serangkai.co) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kepulauan Meranti periode 2026–2029 resmi memiliki kepengurusan baru. Wira Saputra dipercaya memimpin organisasi wartawan tersebut setelah dilantik langsung Ketua PWI Riau, Raja Isyam Azwar, di Ballroom Grand Meranti Hotel, Selasa (28/7/2026) malam.
Pelantikan yang turut disaksikan Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, itu menjadi momentum penting bagi PWI Kepulauan Meranti untuk memperkuat peran pers dalam mengawal pembangunan sekaligus menjaga marwah profesi jurnalistik di tengah derasnya arus informasi digital.
Sejumlah pejabat dan tokoh daerah turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Ketua DPRD Kepulauan Meranti H. Khalid Ali, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), pimpinan instansi vertikal, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta sejumlah tamu undangan.
Usai dilantik, Ketua PWI Kepulauan Meranti Wira Saputra menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan seluruh mitra yang selama ini memberikan dukungan terhadap keberadaan organisasi dan insan pers di daerah.
Menurutnya, dukungan tersebut penting untuk mendorong peningkatan profesionalisme wartawan sekaligus memperkuat kontribusi pers dalam memberikan informasi yang berkualitas kepada masyarakat.
“Kami berharap perhatian pemerintah terhadap dunia pers terus ditingkatkan, terutama dalam mendorong profesionalisme wartawan di daerah,” ujar Wira.
Sementara itu, Ketua PWI Riau Raja Isyam Azwar mengingatkan jajaran pengurus yang baru dilantik agar menjadikan amanah tersebut sebagai tanggung jawab besar untuk menjaga kehormatan organisasi dan profesi wartawan.
Ia menegaskan, jabatan dalam kepengurusan PWI bukan sekadar formalitas atau surat keputusan, melainkan sebuah kepercayaan yang diberikan anggota, masyarakat, dan sejarah.
“Setiap wartawan sesungguhnya sedang menulis sejarah dengan tangannya sendiri,” ujar Raja Isyam.
Menurutnya, setiap karya jurnalistik akan menjadi bagian dari catatan perjalanan masyarakat dan bangsa. Karena itu, wartawan dituntut untuk selalu menjaga integritas serta berpegang teguh pada kode etik jurnalistik.
Raja Isyam mengingatkan, berita yang diproduksi wartawan tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral terhadap publik.
“Bila kata dipermainkan, rusaklah kepercayaan. Bila berita diperjualbelikan, runtuhlah kehormatan. Tetapi jika fakta dijaga dengan kejujuran, wartawan akan berdiri sebagai tiang demokrasi,” tegasnya.
Ia juga menyoroti tantangan dunia jurnalistik yang semakin kompleks di tengah perkembangan teknologi informasi. Kecepatan menjadi tuntutan, namun menurutnya, kecepatan tidak boleh mengorbankan akurasi dan keberimbangan sebuah berita.
Wartawan, katanya, harus tetap melakukan verifikasi dan konfirmasi sebelum informasi disampaikan kepada publik.
Raja Isyam berharap PWI Kepulauan Meranti dapat menjadi rumah besar bagi para wartawan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi. Organisasi tersebut juga diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu menjadi ruang untuk saling menguatkan serta menjaga profesionalisme insan pers.
Pesan serupa disampaikan Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar. Ia mengucapkan selamat kepada Wira Saputra beserta jajaran pengurus PWI Kepulauan Meranti periode 2026–2029.
Asmar menilai pers memiliki posisi strategis di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi. Media, menurutnya, memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Saat ini arus informasi berkembang sangat cepat. Karena itu, wartawan harus mengedepankan akurasi, keberimbangan, dan tanggung jawab dalam setiap karya jurnalistik,” katanya.
Ia juga menilai keberadaan PWI memiliki peran penting dalam meningkatkan kompetensi wartawan sekaligus menjaga marwah profesi jurnalistik di Kabupaten Kepulauan Meranti.
Asmar berharap media massa dapat terus menyampaikan berbagai informasi pembangunan hingga ke pelosok daerah. Selain menjadi sumber informasi, media juga diharapkan mampu menjadi ruang edukasi yang mencerdaskan masyarakat.
“Kita ingin media menghadirkan berita yang benar, bukan hoaks. Konfirmasi itu penting agar informasi yang disampaikan akurat dan dapat dipercaya masyarakat,” tegasnya.
Ia mengajak Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, PWI, dan seluruh insan pers untuk terus membangun komunikasi yang sehat dan konstruktif dalam mengawal berbagai program pembangunan daerah.
Dengan kepengurusan baru tersebut, PWI Kepulauan Meranti diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pers, pemerintah, dan masyarakat demi mendukung terwujudnya Kepulauan Meranti yang maju, agamis, dan sejahtera.
Adapun susunan pengurus PWI Kepulauan Meranti periode 2026–2029 yakni Wira Saputra sebagai Ketua, Pauzi sebagai Wakil Ketua, Teddy Yohannes Tarigan sebagai Sekretaris, dan Rahmat Santoso sebagai Bendahara.
Kepengurusan tersebut turut diperkuat sejumlah bidang, di antaranya organisasi, kerja sama, pembelaan wartawan, pendidikan, pariwisata, dan olahraga.
Dalam kesempatan yang sama, PWI Kepulauan Meranti juga menyerahkan penghargaan kepada sejumlah mitra sebagai bentuk apresiasi atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin selama ini. (sr02)





