Personel Manggala Agni Daops Rengat memadamkan karhutla di Kerumutan, Pelalawan, Minggu (23/8/2026). (Dok. Manggala Agni Daops Rengat for Serangkai.co)

PEKANBARU (serangkai.co) — Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera masih melakukan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Riau.

Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan beberapa titik karhutla masih dalam proses pemadaman, sementara lokasi lainnya telah masuk tahap pendinginan.

“Operasi pemadaman masih dilakukan di sejumlah lokasi karhutla di Riau. Beberapa titik masih dalam proses pemadaman, sementara lokasi lainnya sudah masuk tahap pendinginan,” kata Ferdian, Minggu (23/8/2026).

Di wilayah Daops Pekanbaru, Manggala Agni memadamkan karhutla yang terjadi di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, dengan estimasi lahan terbakar 13 hektare.

“Lokasi yang terbakar berstatus area penggunaan lain (APL) dan masih belum padam,” ujar Ferdian.

Karhutla juga terjadi di Desa Pagaruyung, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar, dengan estimasi luas terbakar 10 hektare. Satu tim Manggala Agni dikerahkan untuk melakukan pemadaman.

Sementara itu, kebakaran di Desa Pangkalan Baru, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, dengan luas sekitar 9 hektare telah berhasil dipadamkan.

“Untuk lokasi yang masih terbakar, personel terus dikerahkan untuk melakukan pemadaman dan mencegah api meluas,” ujarnya.

Operasi pemadaman di Kelurahan Kerumutan, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, dilakukan Daops Siak dengan bantuan personel Daops Rengat.

“Luas lahan terbakar diperkirakan mencapai 300 hektare dan hingga kini belum padam,” jelas Ferdian.

Pemadaman juga dilakukan di Desa Tanjung Leban, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis. Satu tim dikerahkan untuk menangani kebakaran yang masih berlangsung.

Sementara itu, Daops Rengat melakukan proses mopping up atau pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi bara api yang dapat memicu kebakaran kembali di Kelurahan Sei Guntung Hilir, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu).

“Kebakaran di Sei Guntung Hilir ini telah berlangsung selama 21 hari dan diperkirakan mencapai 471,39 hektare,” kata Ferdian.

Selain itu, dua regu Manggala Agni juga dikerahkan menangani karhutla di Desa Bandar Panjang, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan.

“Operasi pemadaman dan pendinginan terus dilakukan untuk memastikan titik api dapat dikendalikan serta mencegah kebakaran meluas ke wilayah lainnya,” tutup Ferdian. (sr05)