
SIAK (Serangkai.co) – Sorotan lampu alat berat menjadi penyelamat nyawa Harianto (31), seorang pekerja kebun sawit yang diseret harimau sumatera di Kampung Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak, Selasa (21/7/2026) malam.
Setelah terkena sorotan cahaya lampu tersebut membuat satwa buas itu melepaskan gigitannya sebelum melarikan diri ke kawasan hutan.
Akibat serangan tersebut, korban yang merupakan helper operator ekskavator mengalami luka cakaran di bagian dada, belakang telinga, dan bawah ketiak.
“Setelah serangan harimau tersebut, korban langsung diselamatkan oleh dua rekan kerjanya yang berada di lokasi,” ujar Kepala Seksi Humas Polres Siak, Aiptu Dedek Prayoga.
Konflik itu bermula saat korban keluar dari camp pekerja menuju tepi kanal yang berada tidak jauh dari lokasi untuk buang air besar.
Sekitar 10 menit kemudian, teriakan minta tolong korban didengar oleh dua rekannya, yakni Rakha dan Herman. Keduanya kemudian langsung mencari sumber suara. Namun, kondisi di sekitar camp yang gelap membuat korban sulit ditemukan.
Tak habis akal, Herman menaiki alat berat dan menyalakan lampu sorot. Dari atas alat berat, ia melihat Hari sedang diseret seekor harimau menuju kawasan hutan.
“Karena sorotan lampu yang terang, harimau melepaskan gigitannya, kemudian melarikan diri ke dalam hutan,” ujar Dedek.
Melihat harimau memasuki hutan, Rakha dan Herman langsung mengevakuasi korban menggunakan speed boat menuju Pustu Kampung Teluk Lanus untuk mendapatkan pertolongan pertama.
Namun, karena korban mengalami luka yang cukup serius, Hari kemudian dirujuk ke RSUD Tengku Rafian, Kabupaten Siak, untuk menjalani perawatan medis.
Setelah menerima laporan kejadian, Polsek Sungai Apit langsung berkoordinasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau untuk melakukan penanganan di lokasi serta mengantisipasi terulangnya konflik antara manusia dan harimau.
Dedek menginformasikan bahwa kawasan Sungai Belat di Kampung Teluk Lanus masih merupakan habitat harimau sumatera.
“Kami mengimbau masyarakat dan para pekerja untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas, terutama pada malam hari,” pesan Dedek. (sr05)





