
PEKANBARU (serangkai.co) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Riau memberikan kesempatan lebih luas bagi para wartawan untuk berkompetisi dalam Lomba Karya Tulis dan Foto Jurnalistik Raja Ali Kelana 2026. Batas akhir pengiriman karya yang semula ditetapkan pada 15 Juli resmi diperpanjang hingga 15 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB.
Perpanjangan waktu ini diputuskan setelah panitia menerima banyak masukan dari anggota PWI yang masih membutuhkan waktu tambahan untuk menyelesaikan proses peliputan, pendalaman data, hingga penyempurnaan karya jurnalistik.
Ketua Panitia Lomba Karya Tulis dan Foto Jurnalistik Raja Ali Kelana 2026, Harry B. Koriun, mengatakan kebijakan tersebut merupakan bentuk komitmen panitia agar kompetisi diikuti lebih banyak peserta dengan karya yang berkualitas.
“Kami ingin memberikan ruang bagi peserta untuk menghasilkan karya terbaik. Tambahan waktu ini diharapkan dimanfaatkan semaksimal mungkin agar karya yang dikirim memenuhi standar jurnalistik yang baik dan memiliki nilai informasi yang kuat,” ungkap Harry di Pekanbaru, Minggu (19/7/2026).
Menurutnya, hingga batas penutupan tahap pertama, panitia telah menerima sejumlah karya dari berbagai daerah di Riau. Namun, banyak calon peserta yang menyampaikan permohonan perpanjangan karena proses penyusunan karya belum selesai.
Harry menegaskan, panitia menginginkan persaingan yang sehat dengan menghadirkan karya-karya jurnalistik yang mendalam, akurat, dan memberikan nilai tambah bagi publik.
Tahun ini, Lomba Raja Ali Kelana mengusung tema “Inovasi Teknologi Energi, Implementasi Kebijakan, Dampak Lingkungan, hingga Transisi Ekonomi.” Tema tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya karya jurnalistik yang kritis, informatif, sekaligus memperkaya pemahaman masyarakat mengenai pembangunan energi berkelanjutan.
Kompetisi dibagi dalam dua kategori, yakni Karya Tulis Jurnalistik dan Foto Jurnalistik, yang diperuntukkan bagi anggota PWI aktif. Karya tulis yang dilombakan memiliki panjang minimal 1.500 kata dan dikirim dalam format Microsoft Word disertai bukti publikasi dalam bentuk PDF.
Sementara kategori foto jurnalistik mewajibkan peserta mengirim foto berformat JPG berkualitas tinggi beserta bukti pemuatan dalam format PDF.
Panitia menyiapkan hadiah Rp7,5 juta bagi juara pertama kategori karya tulis jurnalistik serta lima nominasi masing-masing Rp500 ribu. Untuk kategori foto jurnalistik, juara pertama akan menerima Rp5 juta, ditambah lima nominasi masing-masing Rp500 ribu.
Seluruh karya dikirim melalui surat elektronik ke pwiriau@gmail.com paling lambat 15 Agustus 2026 pukul 23.59 WIB. Pengumuman pemenang dijadwalkan pada 30 Agustus 2026, dengan keputusan dewan juri yang bersifat final.
Harry mengajak seluruh anggota PWI yang memenuhi persyaratan agar tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut.
“Manfaatkan tambahan waktu ini untuk menyempurnakan karya. Kami berharap lomba ini melahirkan karya jurnalistik yang berkualitas, berdaya saing, dan memberi kontribusi nyata bagi masyarakat serta pembangunan daerah,” pungkasnya. (rls/sr03)





