Personel Manggala Agni harus melewati parit untuk memadamkan karhutla di Kecamatan Rengat Barat, Inhu. (Foto; Manggala Agni)

PEKANBARU (serangkai.co) – Tiupan angin kencang pada siang hingga sore hari menghambat upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tiga wilayah Riau, Sabtu (18/7/2026).

Akibatnya, tim pemadam dari Manggala Agni harus berpacu mengendalikan kobaran api di permukaan lahan yang cepat merambat.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan titik kebakaran terluas berada di Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. 

“Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 80,5 hektare dan hingga kini masih berstatus belum padam,” kata Ferdian.

Upaya pemadaman dilakukan melalui jalur darat dan didukung operasi water bombing. Sebanyak empat regu Manggala Agni dikerahkan, terdiri dari dua regu Daops Dumai, satu regu Daops Pekanbaru, dan satu regu Daops Siak.

Ferdian menjelaskan, kondisi lokasi yang dipenuhi vegetasi kering sebagai bahan bakar, ditambah tiupan angin yang cukup kencang, membuat api dengan cepat merambat di permukaan lahan. 

“Akibatnya, petugas harus terus mengejar pergerakan api agar tidak meluas,” ujar Ferdian.

Hujan ringan yang sempat mengguyur kawasan tersebut pada sore hari, belum memberikan dampak signifikan terhadap proses pemadaman karena curah hujan tidak merata.

“Untuk mempercepat pengendalian kebakaran, kami akan menambah satu regu personel dari Daops Dumai,” kata Ferdian.

Selain di Bengkalis, Manggala Agni juga masih melakukan pemadaman di Desa Kasang Padang, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu. Kebakaran di lokasi ini diperkirakan menghanguskan lahan sekitar 10 hektare.

Pemadaman dilakukan oleh personel Daops Pekanbaru dengan dukungan water bombing dari BNPB. Meski kondisi lahan dilaporkan basah akibat hujan pada pagi hari, petugas tetap melakukan pendinginan dan penyisiran untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.

Sementara itu, satu regu Manggala Agni Daops Rengat, di Desa Barangan, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu, masih melakukan pemadaman darat. 

“Titik api yang berada di sekitar Jalan Lintas Timur kini telah bergeser ke bagian dalam kawasan sehingga tidak lagi mengganggu arus lalu lintas, meski status kebakaran masih belum padam,” kata Ferdian.

Seluruh personel tetap disiagakan untuk mempercepat pengendalian karhutla di tiga daerah tersebut, mengantisipasi potensi meluasnya kebakaran apabila kondisi cuaca dan tiupan angin masih mendukung penyebaran api.(sr05)