
PEKANBARU (Serangkai.co) – Ketua DPRD Riau Kaderismanto menggelar konferensi pers pascakericuhan yang terjadi di lingkungan Kantor DPRD Riau dan menegaskan pihaknya akan menempuh jalur hukum terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam bentrokan hingga menyebabkan seorang petugas sekuriti terluka.
Digelar di kantor DPRD Riau, Jumat (17/7/2026), Kaderismanto menyampaikan bahwa DPRD Riau segera membuat laporan resmi ke Polda Riau agar insiden tersebut diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Kami akan menempuh jalur hukum dengan melaporkan peristiwa ini ke Polda Riau,” tegas Kaderismanto.
Ia meluruskan informasi yang berkembang bahwa bentrokan fisik bukan terjadi antara dua anggota DPRD Riau, yakni Wakil Ketua DPRD Riau Parisman Ihwan dan Ketua Komisi V DPRD Riau Indra Gunawan Eet.
Keduanya, lanjut dia, saat itu hanya terlibat adu argumentasi setelah rapat selesai.
Keributan justru terjadi di luar ruang rapat ketika puluhan orang yang berada di area kantor DPRD terlibat aksi saling pukul. Hingga kini, pihak DPRD masih mendalami identitas serta asal-usul orang-orang yang terlibat dalam bentrokan tersebut.
“Kami masih mendalami apakah mereka memang didatangkan atau datang sendiri ke kantor DPRD Riau,” ujarnya.
Akibat insiden itu, seorang petugas keamanan DPRD berinisial A mengalami luka robek di bagian kepala saat berupaya melerai bentrokan. Korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Awal Bros untuk mendapatkan penanganan medis.
Kaderismanto menyebut kondisi korban mulai membaik meski masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Peristiwa tersebut bermula usai rapat pembahasan anggaran bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Riau di Kantor DPRD Riau, Kamis (16/7/2026) sore.
Adu mulut antara dua anggota dewan diduga memicu ketegangan yang kemudian berlanjut menjadi bentrokan antarkelompok di luar ruang rapat.
Kericuhan menyebabkan suasana di lingkungan DPRD Riau sempat mencekam. Sejumlah fasilitas di sekitar lokasi tampak berantakan sebelum akhirnya aparat kepolisian tiba untuk mengamankan situasi.
Saat ini, polisi telah meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk petugas keamanan, serta mengumpulkan barang bukti sebagai bagian dari penyelidikan.(sr05)





