Pemain usia dini mengikuti turnamen sepakbola yang diselenggarakan BP Batam dan dibuka Jum’at (7/8/2026). (Foto: BP Batam for serangkai.co)

BATAM (serangkai.co)  Badan Pengusahaan (BP) Batam tidak sekadar menggelar turnamen sepak bola usia dini. Melalui Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026, BP Batam membangun fondasi pembinaan atlet muda yang berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mencetak pesepak bola masa depan.

Turnamen yang resmi dibuka di Stadion Temenggung Abdul Jamal, Jumat (7/8/2026), diikuti 48 tim dari tiga kelompok usia, yakni 10 tim kategori U-8, serta masing-masing 19 tim untuk kategori U-10 dan U-12. Kompetisi akan berlangsung selama tiga hari hingga 9 Agustus 2026.

Pembina Batam Prime International Grassroot Football Festival 2026 yang juga Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, menegaskan bahwa festival ini merupakan langkah awal membangun ekosistem pembinaan sepak bola usia dini di Batam.

Menurutnya, kompetisi ini dirancang dalam tiga tahapan. Setelah penyelenggaraan tingkat regional di Batam, para peserta terbaik akan mendapat kesempatan bersaing di level internasional bersama tim dari Singapura, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Tahap puncaknya akan menghadirkan kompetisi internasional kategori senior yang mempertemukan para juara liga.

“Festival ini bukan hanya tentang mencari pemenang. Yang lebih penting adalah menemukan bibit-bibit pemain berbakat yang nantinya akan dibina secara berkelanjutan bersama PSSI Kota Batam,” ujar Fary.

Ia menjelaskan, para pemain potensial hasil pemantauan selama turnamen akan mendapatkan kesempatan mengikuti program pembinaan melalui akademi sepak bola yang didukung BP Batam bersama Pemerintah Kota Batam.

Sementara itu, Kepala BP Batam Amsakar Achmad menyambut baik penyelenggaraan turnamen tersebut. Ia menilai, kompetisi usia dini merupakan sarana penting untuk membentuk karakter, sportivitas, disiplin, sekaligus mengasah kemampuan teknis para atlet muda.

Amsakar berharap Batam Prime International Grassroot Football Festival dapat menjadi agenda rutin yang semakin berkembang dari tahun ke tahun, sehingga mampu menarik perhatian pencari bakat dari berbagai daerah bahkan mancanegara.

“Melalui kompetisi yang berkelanjutan, peluang anak-anak Batam untuk menembus level nasional hingga internasional akan semakin terbuka. Mari kita bersama-sama mendukung lahirnya atlet-atlet muda yang kelak mengharumkan nama Batam dan Indonesia,” ujarnya.

Pembukaan turnamen turut dihadiri Anggota/Deputi Bidang Pengelolaan Kawasan BP Batam Syarlin Joyo, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum Ariastuty Sirait beserta jajaran, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam. (RUD/sr03)