
MERANTI (serangkai.co) – Evaluasi terhadap kondisi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selatpanjang dilakukan di berbagai sektor. Termasuk juga yang menjadi sorotan dari Dewan Pengawas adalah soal kebersihan dan keindahan di tempat layanan kesehatan terbaik di daerah tersebut.
Dewas menyebutkan soal kebersihan dan keindahan memiliki kaitan erat dengan kesehatan. Jika lingkungan tidak bersih, maka penyakit akan banyak muncul.
Sehingga masyarakat yang menjalani perawatan di RSUD bukan malah menjadi sehat, tetapi menjadi bertambah sakit.
Saat berkeliling ke seluruh lingkungan RSUD Selatpanjang, Anggota Dewas RSUD Selatpanjang, Jum’at (19/6/2026) Fajar Triasmoko mengatakan air buangan AC (Air Conditioner) yang tergenang hingga menimbulkan lumut tolong dibersihkan.
“Itu tolong dibersihkan, jangan terlihat kumuh. Nanti kalau bupati atau anggota DPRD berkunjung malu kita,” pintanya sambil menunjuk belakang gedung poly RSUD.
Kemudian, tambahnya, tanaman-tanaman di RSUD bisa dipangkas. Sehingga lebih indah dan enak dipandang.
“Tanaman di taman-taman ini dipangkas lah. Supaya lebih indah,” tambah Fajar.
Anggota Dewas RSUD lainnya, Ade Suhartian menyebutkan toilet-toilet di RSUD juga harus dibershkan secara berkala. Sehingga masyarakat yang sedang dirawat bisa lebih nyaman.
Dari pantauan, kondisi RSUD seperti tidak terurus. Khususnya soal kebersihan dan keindahan. Padahal RSUD memiliki taman yang luas dengan tanaman-tanaman mahal.
Bahkan, halaman rumput jarang dipotong. Sehingga terlihat tinggi dan mengurangi keindahan taman.
Belum lagi, selokan-selokan di RSUD juga terlibat banyak terdapat sampah. Karena penutup selokan yang terbuat dari besi sudah terbuka dan berserakan.
Hal ini menjadi PR besar bagi manajemen untuk bisa dibenahi. Sehingga masyarakat yang membutuhkan layanan bisa lebih nyaman. (bersambung) (sr03)





