
MERANTI (serangkai.co) – Kerusakan Jalan Nelayan, Selatpanjang, Kepulauan Meranti, Riau, akibat dari Vendor PLN yang mengangkut pembangkit akhir tahun lalu (2025) akhirnya diperbaiki. Perbaikan itu setelah pihak Dinas Pemkerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kepulauan Meranti menyurati pihak PLN sebanyak tiga kali, bahkan memberikan ultimatum saat melakukan peninjauan.
Kepala PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Selatpanjang, Roni yang dikonfirmasi, Sabtu (9/5/2026) mengakui pasca peninjauan pihak PUPR langsung menindaklanjutinya. Sehingga, perbaikan Jalan Nelayan sudah dikerjakan.
“Kita langsung meminta dan mendesak vendor agar segera memperbaiki Jalan Nelayan. Sudah diperbaiki,” ujarnya.
Roni yang mengaku sedang di Pekanbaru mengatakan perbaikan tersebut secara teknis dilakukan oleh pihak vendor PLN. Perbaikan dilakukan dengan melakukan pengeccoran bodi jalan yang rusak.
“Bisa dilihat langsung, sudah dikerjakan. Mungkin sudah mau selesai,” katanya lagi.
Kepala Dinas PUPR Kepulauan Meranti, Rahmat Kurnia menyebutkan perbaikan Jalan Nelayan dikerjakan langsung oleh pihak Vendor PLN. Ia berharap perbaikan bisa dilakukan secara baik, sehingga bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat.
“Jalan ini menjadi akses yang penting bagi masyarakat. Sehingga harus segera diperbaiki. Jika mereka belum memperbaiki, maka kita akan perbaiki melalui anggaran daerah,” ungkapnya.
Sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kepulauan Meranti yang sempat meninjau kondisi Jalan Nelayan tersebut, Jum’at (24/4/2026). Diakui awal jalan tersebut rusak akibat kendaraan bermuatan pembangkit listrik PLN bertonase tinggi melintas di sana. Pihak PUPR setidaknya sudah tiga kali menyurati pihak PLN agar dapat segera memperbaiki. Namun belum ditanggapi sama sekali.
“Kondisi saat ini ada tiga spot yang rusak berat di Jalan Nelayan. Berawal dari surat dari Vendor PLN pada 29 Oktober 2025 yang masuk ke PUPR untuk meminta izin membawa mesin pembangkit melintas di jalan ini. Setelah mesin melintas, terjadilah kondisi seperti ini,” sebut kepala Dinas PUPR yang akrab disapa Aang tersebut. (sr03)





