
MERANTI (serangkai.co) – Pasca perbaikan baling-baling yang tersangkut jaring nelayan, Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Tirus, akhirnya berlayar kembali pada Senin (11/5/2026). Kini kapal roll on roll off (roro) tersebut sudah kembali melayani pelayaran dari Pelabuhan Insit (Selatpanjang, Kepulauan Meranti) menuju ke Pelabuhan Mengkapan (Tanjung Buton, Siak).
Dalam keberangkatan pada pukul 07.00 Wib saat dipantau di Pelabuhan Insit, sebanyak 49 penumpang ditambah 10 unit motor, 5 unit mobil pribadi, 4 unit pick up dan 1 unit truk serta 1 unit becak diberangkatkan dalam pelayaran kembali tersebut.
Usai KMP Tirus berlayar dari Pelabuhan Insit ke Mengkapan, Kabid Prasarana dan Keselamatan Dinas Perhubungan (Dishub) Kepulauan Meranti, Hasrizal mengungkapkan bahwa kini pelayaran sudah bisa dilakukan kembali. Karena, saat diketahui ada jaring nelayan tersangkut di baling-baling kapal, pelayaran rutin KMP Tirus sempat di stop sebanyak dua kali pelayaran.
“Ini harus diselesaikan segera. Sehingga pelayaran KMP Tirus bisa lancar dan aman. Makanya lebih baik di stop sementara, daripada dipaksakan, membuat kondisi KMP Tirus semakin memburuk. Karena jam tempuh semakin lama. JIka dipaksakan menambah kecepatan, kapal mengalami getaran kuat. Makanya diputuskan diperbaiki dulu, baru berlayar kembali,” terangnya.
Meski begitu, untuk mengganti keabsenan pelayaran akibat perbaikan, KMP Tirus akan ditambah pelayarannya pada Minggu (12/5/2026). Karena kendaraan di Mengkapan menuju Insit sudah menumpuk dan tidak bisa diangkut dalam sekali pelayaran.
“Minggu besok akan ditambah pelayaran KMP Tirus untuk memaksimalkan penyeberangan kendaraan yang sudah menumpuk di Pelabuhan Mengkapan (Tanjung Buton). Mudah-mudahan seterusnya sudah normal kembali,” harap pejabat yang akrab disapa Aldo ini.
Lebih jauh, Hasrizal menginformasikan juga bahwa jadwal pelayaran Bulan Mei 2026 KMP Tirus akan melayani pelayaran 3 kali sepekan pada minggu pertama dan kedua Bulan Mei. Kemudian, 4 kali pelayaran dalam sepekan pada minggu ketiga dan keempat Bulan Mei. Dengan pelayaran pergi-pulang, KMP Tirus akan beroperasi pada hari, Senin, Selasa, Kamis dan Sabtu.
“Khusus besok (hari Minggu red) berlayar untuk mengganti jadwal yang stop akibat perbaikan. Untuk rute Insit-Mengkapan (Tanjung Buton), KMP Tirus akan mulai berlayar pada pukul 07.00 Wib dan tiba di Mengkapan pada pukul 11.00 Wib. Sementara, pelayaran dari Mengkapan-Insit dimulai pukul 12.00 Wib dan diestimasikan tiba pada pukul 17.00 Wib,” rincinya.
Keselamatan Prioritas Utama
Pada kesempatan yang sama, Petugas Keselamatan Berlayar Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan, Ruzianto menegaskan bahwa keselamatan menjadi prioritas utama dalam pelayaran. Lebih baik tidak berlayar, daripada tidak pernah sampai.
“Saat mengetahui ada masalah terhadap KMP Tirus, makanya harus dilakukan perbaikan terlebih dahulu. Sehingga pelayaran bisa lebih aman dan memprioritaskan aspek keselamatan. Ini penting dan menjadi kewajiban dalam pelayaran,” tambah pria yang akrab disapa Anto ini.
Menurutnya, langkah menghentikan sementara pelayaran KMP Tirus sampai kondisi kapal benar-benar prima wajib dilakukan. Karena sebagai petugas yang menjamin keselamatan berlayar, ia harus memastikan hal itu dengan baik.
“Ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Dengan kembalinya berlayar KMP Tirus, kita berharap dapat kembali memberikan layanan yang maksimal kepada masyarakat dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan,” harapnya. (sr03)





