Kapolsek Panipahan yang baru, Iptu Subiarto Aprido menandatangani berita acara pelantikan dihadapan Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni, Senin (13/4/2026). (foto Humas Polda Riau for serangkai.co)

ROKAN HILIR (serangkai.co) – Panipahan, Rokan Hilir akan dijadikan proyek percontohan (Pilot Project), Polres Rohil dalam upaya pencegahan (preventif) dengan menjadikannya sebagai Desa Bersih dari Narkoba (Bersinar). Program ini akan dijalankan dengan berkolaborasi bersama masyarakat.

Hal itu ditegaskan Kapolres Rohil, AKBP Isa Imam Syahroni usai melantik Iptu Subiarto Aprido Tampubolon, sebagai Kapolsek Panipahan yang baru, Senin (13/4/2026). Ia ditugaskan kapolres agar bisa mewujudkan Panipahan menjadi Desa Bersinar dan menuntaskan peredaran narkoba di wilayah hukumnya.

Pergantian jabatan Kapolsek Panipahan ini merupakan komitmen dan evaluasi menyeluruh yang dilakukan oleh Kapolda Riau pasca dinamika yang terjadi di wilayah Kecamatan Pasir Limau Kapas.

Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen institusi Polri dalam menjaga keamanan serta memberantas peredaran narkoba secara tegas dan berkelanjutan.

“Pelantikan Kapolsek Panipahan memiliki makna khusus, mengingat situasi kamtibmas yang berkembang di wilayah tersebut, terutama terkait maraknya peredaran narkoba,” tegas Isa.

Pergantian Kapolsek Panipahan dilakukan sebagai bentuk respons atas tuntutan masyarakat dan merupakan langkah nyata dalam melakukan pembenahan, termasuk penggantian Kanit Reskrim.

“Tidak ada ruang bagi pelaku narkoba. Kita harus bersama-sama dengan masyarakat, tokoh agama, dan pemuda untuk memerangi narkoba di Panipahan,” ajaknya.

Dihadapan pejabat dari Polda Riau, personel Polres Rohil, unsur pemerintah daerah, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, dan perangkat desa setempat yang hadir, AKBP Isa juga membeberkan hasil tangkapan dari tahun 2024 hingga memasuki 2026 ini.

“Sebagai bentuk keseriusan, kami telah mengungkap sejumlah kasus narkotika, di antaranya pada tahun 2024 berhasil mengamankan 45 kg sabu dan 30.000 butir ekstasi, tahun 2025 sebanyak 80 kg sabu, serta pada tahun 2026 telah mengungkap 4 kg sabu dan 10.000 butir happy five,” papar Isa.

Guna memperkuat upaya peningkatan, Isa juga menyampaikan bahwa Polda Riau juga telah membentuk Satgas Anti Narkoba gabungan bersama BNN.

Dengan berbagai upaya yang dilakukan, masyarakat diimbau untuk tidak ragu melaporkan aktivitas peredaran narkoba melalui layanan kepolisian 110, yang siap memberikan respons cepat.

“Sebagai langkah preventif dan kolaboratif, Polres Rohil akan membentuk Desa Bersinar (Bersih dari Narkoba) dengan Panipahan sebagai pilot project,” kata Isa. ***