Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah, H Defizon didampingi Kepala Kantor Haji dan Umrah Kepulauan Meranti, H Surasman saat mengunjungi 45 JCH Meranti dan Kampar di Hotel Nagoya Mension, Selasa (28/4/2026). (foto Kementrian Haji dan umrah for serangkai.co)

BATAM (serangkai.co) – Kementerian Haji dan Umrah Riau dan Kepulauan Meranti melakukan kunjungan terhadap 45 Jamaah Calon Haji (JCH) yang gagal berangkat sesuai jadwal. Kunjungan tersebut untuk memastikan 45 JCH tersebut mendapatkan pelayanan yang baik.

Kunjungan tersebut dipimpin oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah, H Defizon didampingi Kepala Kantor Haji dan Umrah Kepulauan Meranti, H Surasman serta Tim Dokumen haji dan Umrah Riau, Rahmad Indra.

Untuk diketahui 45 JCH yang ditunda keberangkatannya tersebut terdiri dari sebanyak 44 JCH Kepulauan Meranti dan 1 JCH Kampar. Mereka seharusnya berangkat, Selasa (28/4/2026). Namun mengingat Maskapai Saudi Arabian Airlines terjadi delay, membuat kapasitas pesawat yang tiba, tidak muat membawa seluruh kloter 6 secara menyeluruh. Hal itu mengakibatkan 45 JCH yang tertinggal dititipkan keberangkatannya ke penerbangan kloter 7 yang dijadwalkan terbang dari Embarkasi Batam pada, Rabu (29/4/2026).

Kakanwil Kementerian Haji dan Umrah, H Defizon menginformasikan bahwa ia mendapatkan mandat dari Dirjen Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia dalam memberikan nasihat dan semangat kepada jamaah yang tertunda keberangkatannya. Ia mengharapkan seluruh JCH dapat lebih sabar dan tawakal. Khususnya dalam melaksanakan rangkaian ibadah haji nantinya.

“Semua pasti ada hikmahnya. Manusia punya rencana yang baik, tapi rencana Allah pasti yang lebih baik,” ungkap Defizon.

Ditambahkan Kakan Kementerian Haji dan Umrah Kepulauan Meranti, H Surasman 45 JCH kloter 6 yang masih tertinggal tersebut diinapkan di Hotel Nagoya Mension Batam. Dengan kunjungan ini diharapkan dapat mendorong semangat seluruh JCH dan bisa lebih sabar.

“Besok (pagi ini red) sekitar pukul 10.10 Wib 45 JCH Meranti dan Kampar akan diterbangkan ke Arab Saudi dan bergabung dengan kloter 7. Mudah-mudahan bisa berjalan lancar dan sesuai harapan kita bersama,” harap Surasman. (sr03)