Mahasiswa UNIBA berkunjung ke BP Batam dalam rangka Kuliah Lapangan, Kamis (25/6/2026). (foto BP Batam for serangkai.co)

BATAM (serangkai.co) – Badan Pengusahaan (BP) Batam menerima kunjungan akademik dari 120 mahasiswa Universitas Batam (UNIBA) dalam rangka kuliah lapangan yang bertujuan memperluas wawasan mengenai strategi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Kota Batam, Kamis (25/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Conference Room IT Center BP Batam itu disambut langsung oleh Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait. Menurutnya, kunjungan akademik menjadi wadah penting untuk mempertemukan dunia pendidikan dengan praktik pembangunan yang berlangsung di Batam.

Ariastuty menjelaskan bahwa Batam tidak hanya berkembang sebagai kawasan industri dan investasi, tetapi juga tumbuh berkat keberagaman masyarakat, budaya, tata kelola pemerintahan, serta kolaborasi berbagai pihak yang saling mendukung.

“Batam bukan hanya kawasan industri dan investasi, tetapi juga kota yang dibangun melalui keberagaman budaya, masyarakat, pemerintahan, dan pembangunan ekonomi yang saling berkaitan sehingga mampu berkembang sebagai kawasan industri dan Free Trade Zone,” ungkapnya.

Ia berharap para mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdiskusi dan menggali pengalaman langsung dari para pejabat BP Batam sebagai bekal menghadapi dunia kerja.

“Manfaatkan kesempatan ini untuk bertanya, berdiskusi, dan menggali pengalaman sebanyak mungkin. Pengetahuan yang diperoleh hari ini akan menjadi bekal berharga saat memasuki dunia kerja sekaligus berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa,” tambahnya.

Kunjungan akademik ini dipimpin Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNIBA, Prof Dr Ramli, SE, MS, bersama Dosen Pengampu Dr Agus Siswanto Siagian. Sebanyak 120 mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Studi Manajemen dan Akuntansi serta Fakultas Hukum mengikuti kegiatan tersebut.

Selama sesi berlangsung, para mahasiswa tampak antusias menyimak pemaparan mengenai sejarah perkembangan Batam, kebijakan pembangunan, hingga strategi penguatan ekonomi yang menjadikan Batam sebagai salah satu kawasan investasi unggulan di Indonesia.

Turut mendampingi Ariastuty dalam kegiatan tersebut, Kepala Biro Keuangan Siswanto, Kepala Biro Organisasi, Kepatuhan dan Manajemen Risiko Yuli Widyastuti, Direktur Diseminasi Informasi dBan Hubungan Antar Lembaga Sthefani Barlian, serta Kasubbag Advokasi Tata Usaha Negara Harry Kurniawan.(NR/sr03)