
MERANTI (serangkai.co) – Wanita paruh baya di Desa Maini Darul Aman, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kepulauan Meranti, Riau, ditemukan tewas di dalam tangki air bawah tanah rumahnya, Kamis (7/5/2026) sore. Peristiwa ini sempat menggegerkan warga sekitar.
Korban adalah Warsiah (57), seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Jalan Sentosa, Dusun Sali. Diakui suaminya bahwa korban mengalami gangguan jiwa sejak 2011.
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi melalui Kapolsek Tebingtinggi Barat Ipda D Turnip mengatakan, peristiwa tersebut pertama kali diketahui setelah suami korban, Sairan, pulang dari pasar sekitar pukul 14.30 Wib. Saat tiba di rumah ia tidak menemukan istrinya.
Setelah melakukan pencarian di sekitar rumah, suami korban melihat penutup tangki air bawah tanah dalam kondisi terbuka sehingga menimbulkan kecurigaan.
“Karena curiga, saksi kemudian menyalakan mesin air untuk mengurangi volume air di dalam tangki yang saat itu penuh,” cerita Turnip.
Setelah proses pengurasan berlangsung selama dua jam, air mulai surut. Suami korban dibantu Kepala Desa Maini Darul Aman, M Syafuan, dan sejumlah warga melakukan pemeriksaan ke dalam tangki air tersebut.
Korban kemudian ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan terapung di ujung tangki bawah tanah. Warga, bersama Bhabinkamtibmas Brigadir Wahyu Sudrajat, langsung mengevakuasi jasad korban.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi mendapati tangki air tersebut memiliki luas sekitar empat meter dengan kedalaman kurang lebih dua meter. Saat ditemukan, korban mengenakan baju hijau dan celana panjang abu-abu.
Berdasarkan keterangan keluarga, Warsiah diketahui mengalami gangguan jiwa sejak tahun 2011 dan rutin mengonsumsi obat Haloperidol yang digunakan untuk menangani gejala skizofrenia dan halusinasi.
“Pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan resmi,” tambah Turnip.
Polisi menyimpulkan korban meninggal dunia akibat tenggelam di dalam tangki air bawah tanah rumahnya.
Jenazah rencananya akan dimakamkan pada Jumat (8/5/2026) pagi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Maini Darul Aman, Kecamatan Tebingtinggi Barat. (sr03)





