Petugas kesehatan dari Puskesmas Selapanjang mempraktekkan cara cuci tangan dengan baik kepada siswa SDS Yos Sudarso, Selatpnajang dalam upaya mengedukasi PHBS di masa MPLS, Rabu (15/7/2026). (foto; istimewa)

UPAYA Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti untuk memperkuat tindakan promotif dan preventif melalui penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan sekolah terus dilakukan secara masif. Pada Rabu (15/7/2026), dua UPT Puskesmas kembali turun langsung memberikan edukasi kepada para siswa sebagai bagian dari pembentukan generasi muda yang sehat, berkarakter, dan peduli terhadap kesehatan diri maupun lingkungan.

UPT Puskesmas Selatpanjang melaksanakan penyuluhan PHBS di SDS Yos Sudarso yang dipandu oleh Nurika Chandra bersama dr Wulan Permata Sari. Dalam kegiatan tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri, mencuci tangan dengan benar, menjaga kebersihan lingkungan sekolah, serta menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Di hari yang sama, UPT Puskesmas Alah Air menggelar penyuluhan PHBS, penyuluhan kesehatan gigi, sekaligus pemeriksaan kesehatan gigi bagi anak-anak di TK Kalam Kudus Selatpanjang. Kegiatan dipimpin oleh Muharika, SKM, bersama R H Ramadhan, SKM dan Lidya Widya, AMKG, serta mendapat dukungan lintas sektor dari Dinas Pendidikan melalui Poniah, SPd, Marlina Dewi, SE., dan Nurkhair, AMd. Kolaborasi tersebut menjadi wujud sinergi dalam meningkatkan derajat kesehatan anak usia dini melalui edukasi dan deteksi dini masalah kesehatan gigi.

Rangkaian kegiatan tersebut merupakan kelanjutan dari program edukasi yang telah dilaksanakan sehari sebelumnya, Selasa (14/7/2026). UPT Puskesmas Selatpanjang menggelar penyuluhan PHBS di SMPS Yos Sudarso yang dipandu oleh Nurika Chandra bersama dr Wulan Permata Sari. Sementara itu, UPT Puskesmas Alah Air melaksanakan penyuluhan PHBS, kesehatan remaja, serta bahaya merokok di SMP Negeri 1 Selatpanjang dengan narasumber Muharika, SKM, dan RH Ramadhan, SKM.

Materi yang disampaikan tidak hanya menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, tetapi juga mengajak para pelajar untuk menerapkan pola hidup sehat, menghindari perilaku berisiko, serta memahami dampak buruk konsumsi rokok terhadap kesehatan.

Petugas Kesehatan dari Puskesmas Alahair membikan penyuluhan PHBS kepada siswa dan siswi SMPN 1 Selatpanjang saat pelaksanaan MPLS, Selasa (14/7/2026). (foto; istimewa)  

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti, Ade Suhartian, mengatakan bahwa penyuluhan kesehatan di sekolah merupakan investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas.

“Sekolah merupakan tempat yang sangat strategis untuk menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak dini. Kami ingin para siswa tidak hanya memahami pentingnya PHBS, tetapi juga mampu menerapkannya di rumah, di sekolah, dan di lingkungan masyarakat. Dengan edukasi yang dilakukan secara berkesinambungan, kami optimistis akan lahir generasi Meranti yang lebih sehat, cerdas, dan produktif,” kata Ade.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti Komisi III, Dr M Taufikurrahman, memberikan apresiasi atas konsistensi Dinas Kesehatan bersama seluruh UPT Puskesmas dalam menjalankan program promotif dan preventif di dunia pendidikan.

“Kami di DPRD sangat mendukung kegiatan penyuluhan kesehatan di sekolah karena manfaatnya sangat besar bagi masa depan anak-anak. Edukasi mengenai PHBS, kesehatan remaja, kesehatan gigi, hingga bahaya rokok harus terus diperluas agar mampu membentuk perilaku hidup sehat sejak usia dini. Sinergi antara tenaga kesehatan, sekolah, dan pemerintah menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Kepulauan Meranti,” ungkapnya.

Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara berkesinambungan tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti berharap budaya hidup bersih dan sehat semakin tertanam di kalangan peserta didik sehingga mampu menciptakan lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan mendukung tumbuh kembang generasi penerus daerah. (ADV)