
PIHAK UPT Puskesmas Selatpanjang melaksanakan penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada peserta didik baru SD Negeri 1 Selatpanjang dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Selasa (14/7/2026).
Kegiatan ini bertujuan menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak dini sebagai bekal bagi siswa dalam menjalani aktivitas belajar di lingkungan sekolah.
Kegiatan tersebut mendapat pendampingan dari Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti, Nurmadiah Damar, SKM, sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah dalam memperkuat upaya promotif dan preventif di lingkungan pendidikan.
Dalam penyuluhan tersebut, narasumber dari UPT Puskesmas Selatpanjang, dr. Dinda Annisa, menyampaikan berbagai materi mengenai pentingnya penerapan PHBS di sekolah, mulai dari kebiasaan mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir, menjaga kebersihan diri, memilih jajanan yang sehat, menggunakan toilet yang bersih, hingga membuang sampah pada tempatnya.
Menurut dr. Dinda Annisa, pembentukan perilaku hidup bersih dan sehat harus dimulai sejak usia sekolah agar menjadi kebiasaan yang terbawa hingga dewasa.
Antusias para siswa di SDN 01 Selatpanjang sangat tinggi saat mendengar pengarahan dari petugas kesehatan dari UPT Puskesmas Selatpanjang Kota terkait pentingnya PHBS dalam masa MPLS, Selasa (14/7/2026). (foto; istimewa)
“PHBS merupakan pondasi penting dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan produktif. Melalui kegiatan MPLS ini, kami ingin menanamkan kepada anak-anak bahwa menjaga kebersihan diri dan lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab setiap individu. Kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan, menjaga kebersihan kelas, dan mengonsumsi makanan sehat dapat mencegah berbagai penyakit,” ujar dr. Dinda Annisa.
Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti, Nurmadiah Damar, SKM, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terus terjalin antara Puskesmas dan satuan pendidikan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya anak usia sekolah.
“Sekolah merupakan tempat yang sangat strategis untuk membangun budaya hidup sehat. Kami berharap edukasi seperti ini tidak hanya dipahami oleh siswa saat kegiatan berlangsung, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah. Kolaborasi antara tenaga kesehatan, guru, dan orang tua menjadi kunci dalam menciptakan generasi Meranti yang sehat dan berkualitas,” ungkap Nurmadiah.
Melalui kegiatan penyuluhan PHBS ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti bersama UPT Puskesmas Selatpanjang terus berkomitmen meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat sebagai langkah nyata mewujudkan lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh peserta didik. (ADV)





