DALAM upaya memperkuat implementasi transformasi layanan kesehatan primer, Dinas Kesehatan bersama UPT Puskesmas Anak Setatah melakukan kegiatan pendampingan dan pembinaan Posyandu Siklus Hidup di Desa Sialang Pasung, Kecamatan Rangsang Barat Rabu (8/7/2026).
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader Posyandu agar mampu memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif kepada seluruh kelompok sasaran, mulai dari ibu hamil, bayi, balita, anak, remaja, usia produktif hingga lanjut usia.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan, Nurmadiah Damar, SKM, bersama tim pembina. Turut mendampingi Kepala UPT Puskesmas Anak Setatah, Bd. Noviarni, S.ST, beserta pengelola Program Posyandu.
Dalam pembinaan tersebut, peserta mendapatkan penguatan mengenai implementasi Posyandu Siklus Hidup, tata kelola pelayanan, pencatatan dan pelaporan, serta strategi edukasi kesehatan kepada masyarakat. Pendampingan ini juga menjadi wadah diskusi antara tenaga kesehatan dan kader dalam mengidentifikasi berbagai tantangan di lapangan sekaligus mencari solusi yang tepat.
Kabid Kesmas Dinas Kesehatan, Nurmadiah Damar, SKM, mengatakan bahwa Posyandu saat ini telah bertransformasi menjadi pusat pelayanan kesehatan masyarakat yang melayani seluruh siklus kehidupan.
“Melalui pendampingan ini kami ingin memastikan setiap Posyandu mampu memberikan pelayanan yang berkualitas sesuai standar. Peran kader sangat strategis sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di desa, sehingga perlu terus diberikan pembinaan dan peningkatan kapasitas,” harapnya.
Menurutnya, keberhasilan transformasi Posyandu tidak hanya bergantung pada tenaga kesehatan, tetapi juga memerlukan dukungan pemerintah desa, kader, dan partisipasi aktif masyarakat.

Sementara itu, Kepala UPT Puskesmas Anak Setatah, Bd. Noviarni, S.ST, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen melakukan pendampingan secara berkelanjutan agar kader semakin percaya diri dalam menjalankan tugasnya.
“Kami berharap melalui pembinaan ini para kader semakin memahami tugas dan fungsinya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Posyandu menjadi garda terdepan dalam upaya promotif dan preventif sehingga masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau dan berkualitas,” ungkapnya.
Melalui sinergi antara Dinas Kesehatan, Puskesmas, pemerintah desa, dan kader Posyandu, diharapkan kualitas pelayanan kesehatan dasar terus meningkat serta mampu mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera.
Pendampingan Posyandu Siklus Hidup merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang dekat dengan masyarakat, sekaligus memperkuat upaya pencegahan penyakit dan peningkatan kualitas hidup di setiap tahapan usia. (ADV)





