
ROHUL (serangkai.co) — Kondisi Wahyu (36), salah satu korban penyerangan sekelompok orang tak dikenal (OTK) di Desa Batang Kumu, Kecamatan Tambusai Utara, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, yang sebelumnya sempat kritis, kini dilaporkan mulai membaik.
Juru bicara warga, Abdul Aziz, mengatakan Wahyu mengalami sejumlah luka setelah diserang saat berada di kawasan kebun sawit pada Jumat (14/8/2026).
“Wahyu hidungnya patah, tapi sudah membaik. Pinggangnya masih sakit saat batuk dan kepalanya bengkak karena terkena balok,” kata Aziz, Jumat (21/8/2026).
Selain Wahyu, sejumlah korban lainnya juga masih menjalani pemulihan akibat luka yang dialami dalam penyerangan tersebut.
Dody Irawan (41), misalnya, mengalami memar pada mata serta sakit pada bagian tulang rusuk hingga terasa nyeri saat bernapas.
Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, Dody juga didiagnosis mengalami luka dalam dan dijadwalkan menjalani kontrol pada 22 Agustus 2026.
Sementara itu, Idris (32) masih mengalami kondisi linglung setelah kepalanya terkena pukulan balok dalam penyerangan tersebut.
Korban lainnya, Deni (20), masih merasakan sakit pada bagian punggung akibat terkena panah. Kondisi matanya juga masih merah dan lebam.
Sebelumnya, puluhan warga menjadi korban penyerangan sekelompok orang tak dikenal saat berada di kebun sawit di Kecamatan Tambusai Utara.
“Para korban mengalami berbagai luka setelah diserang menggunakan kayu, balok, besi, hingga benda lainnya,” jelas Aziz.
Kasus penyerangan tersebut telah dilaporkan ke Polsek Tambusai Utara. Polisi juga telah melakukan visum terhadap korban serta memeriksa sejumlah saksi.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Hasyim Risahondua, mengatakan penyidik masih melakukan serangkaian tindakan untuk mengungkap kasus tersebut.
“Tindakan selanjutnya, memeriksa saksi-saksi, mencari keberadaan pelaku-pelaku dan melengkapi berkas,” kata Hasyim.
Hasyim sebelumnya membenarkan adanya laporan terkait penyerangan tersebut. Polisi saat ini masih memburu para pelaku yang terlibat dalam kejadian tersebut. (sr05)





