
MERANTI (serangkai.co) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kepulauan Meranti tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi masyarakat, tetapi juga membuka lapangan kerja bagi warga lokal.
Hingga saat ini, lebih dari 1.000 tenaga kerja telah terserap melalui operasional dapur-dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai kecamatan. Di sisi lain, jumlah penerima manfaat program ini telah mencapai sekitar 43 ribu orang.
Perluasan terbaru dilakukan dengan beroperasinya dapur SPPG Mantiasa Agro Mulya di Desa Mantiasa, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Senin (6/4/2025). Dengan tambahan ini, total dapur MBG yang aktif menjadi 22 unit.
Sekretaris Satgas MBG Kepulauan Meranti, Ifwandi, mengatakan program ini akan terus dikembangkan, baik dari sisi jangkauan maupun dampak ekonominya.
“Ke depan, akan ditambah 36 dapur lagi, terutama di wilayah terpencil. Targetnya penerima manfaat bisa mencapai 60 ribu orang,” ujarnya saat peresmian.
Menurutnya, MBG merupakan bagian dari upaya nasional dalam menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045 melalui pemenuhan gizi sejak dini.
Selain itu, keterlibatan tenaga kerja lokal serta pemanfaatan hasil pertanian desa menjadi salah satu kekuatan program ini dalam mendorong perputaran ekonomi masyarakat.
Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional Kepulauan Meranti, Suryani, menegaskan bahwa pengawasan tetap menjadi hal penting agar manfaat program dapat dirasakan secara optimal.
“Kami berharap dukungan semua pihak untuk memastikan makanan yang didistribusikan sehat, layak, dan sesuai standar,” katanya.
Di tingkat lokal, Camat Tebingtinggi Barat, M. Nazir, menilai kehadiran dapur MBG membawa dampak nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung pemenuhan gizi anak-anak dan menekan angka stunting.
“Kami berharap ini bisa berkontribusi dalam menurunkan angka stunting di wilayah kami,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Mantiasa, Muhajir, mengingatkan pentingnya komunikasi yang baik dalam pelaksanaan program agar setiap persoalan di lapangan dapat diselesaikan tanpa menimbulkan kesalahpahaman.
Dapur MBG di Desa Mantiasa sendiri memiliki kapasitas produksi untuk 719 penerima manfaat. Saat ini, di Kecamatan Tebingtinggi Barat telah beroperasi dua dapur MBG, yakni di Desa Insit dan Desa Mantiasa. (sr01)





