
Kapolda Riau, Irjen Pol Heri Heryawan didampingi Wakapolda, Brigjen Pol Hengki Haryadi dan Kabid Humas, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad saat memantau pelaksanaan aksi donor darah, Jum’at (30/1/2026) (foto Humas Polda Riau for Serangkai.co)
PEKANBARU – Kepolisian Daerah (Polda) Riau kembali menunjukkan kepedulian sosial kepada masyarakat melalui kegiatan donor darah yang digelar pada Jumat (30/1/2026). Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Riau Irjen Pol Dr Herry Heryawan, SIK, MH, MHum, dan diikuti oleh Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi, para pejabat utama (PJU), personel, serta ASN Polda Riau.
Donor darah tersebut berlangsung di Aula Tribrata Lantai 5 Mapolda Riau, Jalan Pattimura, Kota Pekanbaru, dengan dukungan penuh dari Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pekanbaru.
Mengusung tema “Semangat Jumat Berkah”, kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Polda Riau dalam menghadirkan aksi sosial yang bermanfaat langsung bagi masyarakat. Selain membantu memenuhi kebutuhan stok darah, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian antar sesama.
Sebelum mendonorkan darah, Kapolda Riau dan seluruh peserta terlebih dahulu menjalani tahapan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh. Proses tersebut meliputi wawancara riwayat kesehatan, pengecekan berat badan, suhu tubuh, denyut nadi, tekanan darah, kadar hemoglobin (HB), serta skrining lanjutan untuk memastikan keamanan pendonor dan penerima darah.
Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Pandra Arsyad, didampingi Kabid Dokkes Polda Riau AKBP Parluhutan Sitindaon, menyampaikan bahwa donor darah sukarela merupakan bagian dari pengabdian Polri kepada masyarakat.
“Donor darah adalah bentuk kepedulian sosial yang memberikan manfaat besar, tidak hanya bagi penerima tetapi juga bagi kesehatan pendonor itu sendiri. Ini adalah momentum untuk memperkuat jiwa pelayanan sebagai anggota Polri,” ujar Pandra.
Pandra yang dikenal aktif dalam kegiatan donor darah juga mengutip hadis riwayat Ahmad dan ath-Thabrani, “Khairunnas anfa’uhum linnas”, yang bermakna sebaik-baik manusia adalah mereka yang paling bermanfaat bagi orang lain.
Ia juga mengungkapkan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi. Dari target awal sekitar 50 pendonor, kegiatan ini justru diikuti oleh ratusan personel Polda Riau dan ASN.
“Tingginya partisipasi menunjukkan kuatnya solidaritas dan kepedulian di lingkungan Polda Riau. Kegiatan kemanusiaan seperti ini akan terus kami dorong karena dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat,” tutup Pandra. (sr03)





