Niat bunuh diri oleh seorang pria yang menggendong anaknya berhasil dicegah oleh Polantas di Riau, Sabtu (12/4/2026). (foto istimewa)

PEKANBARU (serangkai.co) – Seorang pria dengan menggendong anak kecil sedang duduk di dekat pintu air di Gang Rumbio, kawasan Jalan Pesisir, Sabtu (11/4/2026). Tindak tanduknya mencurigakan. Dikhawatirkan bunuh diri.

Setelah melihat itu, Fiona dan Intan melapor ke polisi. Karena saat di lokasi pria itu dalam kondisi emosional dan mencurigakan. Sambil menggendong anak kecil, dengan indikasi hendak melakukan tindakan berbahaya.

Setelah direspon, personel piket Sat PJR Ditlantas Polda Riau terdiri dari Bripka Bambang, Bripda Ay, dan Aipda Ridho Putranto, langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian, untuk memastikan kebenaran laporan warga.

“Anggota kami segera menuju TKP untuk memastikan kondisi di lapangan serta mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” jelas Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Jeki Rahmat Mustika.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati pria tersebut dalam kondisi tertekan dan emosional. Lalu, Bripka Bambang, Bripda Ay, dan Aipda Ridho Putranto secara bergantian membangun komunikasi dengan pria tersebut.

Tanpa tindakan represif, personel Ditlantas memilih melakukan pendekatan humanis dengan mengedepankan komunikasi persuasif guna menenangkan situasi. Dengan kesabaran dan empati, petugas berupaya menggali kondisi psikologis yang bersangkutan sambil perlahan meyakinkan agar mengurungkan niatnya.

“Pendekatan yang dilakukan anggota kami mengedepankan sisi kemanusiaan, dengan komunikasi yang tenang, tidak memancing emosi, serta memberikan rasa aman kepada yang bersangkutan,” tambahnya.

Situasi sempat menegangkan, mengingat pria tersebut membawa anak kecil yang berpotensi ikut menjadi korban. Namun berkat ketenangan dan profesionalisme anggota di lapangan, pria tersebut akhirnya luluh dan bersedia mengurungkan niatnya.

Petugas kemudian segera mengamankan pria tersebut beserta anaknya ke tempat yang lebih aman untuk menghindari potensi risiko lanjutan.

“Alhamdulillah, aksi tersebut berhasil kita gagalkan tanpa adanya korban jiwa. Anak yang dibawa juga dalam kondisi selamat,” terang Jeki.

Setelah berhasil diamankan, petugas menyerahkan bapak dan anak itu kepada pihak keluarga dan memberikan imbauan agar mendapatkan pendampingan lebih lanjut dari keluarga.

Selain itu, personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau juga melakukan koordinasi dengan pihak Polsek setempat, ketua RT, serta warga sekitar untuk memastikan kondisi lingkungan kembali aman dan terkendali.

“Pihak kepolisian setempat masih melakukan pendalaman terkait motif atau penyebab pria tersebut nekat melakukan aksi tersebut,” ungkap Kombes Jeki.

Menurutnya, kehadiran anggotanya di lokasi merupakan bentuk pelayanan personel Ditlantas Polda Riau, yang tidak hanya fokus pada penegakan hukum dan pengaturan lalu lintas, tetapi juga hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dalam misi kemanusiaan.

Artinya, jelas Kombes Jeki, kehadiran anggotanya saat ini merupakan wujud nyata implementasi Polri Presisi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dengan mengedepankan nilai kemanusiaan, respons cepat, serta tindakan profesional di lapangan.***