Prabowo Subianto saat menyampaikan pidato khusus (special address) pada pertemuan tahunan Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss, pada Kamis 22 Januari 2026. (Fabrice COFFRINI/AFP)

INTERNASIONAL – Presiden Prabowo Subianto mengatakan, per Rabu (21/1/2026) malam, Indonesia sudah berhasil memproduksi 59,8 juta porsi Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan kepada anak sekolah, ibu hamil dan menyusui, serta bayi di seluruh Indonesia setiap hari.

Dengan capaian itu, kata dia, pada tahun ini, diperkirakan dapur-dapur SPPG akan mampu memproduksi MBG sesuai angka yang ditargetkan, sebanyak 82,9 juta porsi.

Satu bulan ke depan, produksi MBG Indonesia diperkirakan akan mencapai 68 juta porsi per hari. Jika tercapai, artinya produksi MBG akan melampaui produksi McDonald’s (McD).

“Sebagai perbandingan, dalam waktu sekitar satu bulan, kami akan melampaui produksi McDonald’s yang mencapai 68 juta makanan per hari,” kata dia, dalam World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026).

Prabowo mengklaim produksi MBG telah melampaui produksi waralaba yang dikenal dengan sebutan McD tersebut. Sebab, hanya membutuhkan waktu dua tahun. Sementara McD yang memulai dapurnya pada 1940, membutuhkan waktu lima dekade untuk mencapai produksi 64 juta porsi per hari.

“Untuk menempatkan ini dalam konteks yang saya sebutkan, saya pikir McDonald’s memulai dapur pertama mereka pada 1940. Untuk mencapai (produksi) 68 juta, mereka membutuhkan lima dekade lebih lama. Kami akan mencapai 82,9 juta, saya harap, pada akhir Desember 2026,” sambungnya.

Meski begitu, tidak menutup kemungkinan jika produksi 82,9 juta MBG per hari dapat dicapai sebelum akhir tahun ini.

“Pada 6 Januari 2025, kami memulai program makanan bergizi gratis untuk ibu hamil dan menyusui, bayi, dan seluruh anak-anak Indonesia. Pada hari pertama, kami memulai dengan 190 dapur, melayani 570 ribu orang per hari. 570 ribu makanan per hari. Saat ini, dalam satu tahun, kami telah mencapai 21.102 dapur yang melayani seluruh negeri,” katanya bangga, di hadapan para pemimpin dunia.

Ketua Umum Partai Gerindra itu menjelaskan, semua anak di Indonesia, dari dalam kandungan ibu hingga usia 18 tahun, mendapat manfaat dari program ini. Untuk ibu hamil dan menyusui, MBG di antarkan setiap hari hingga ke depan pintu rumah.

“Hal ini juga dilakukan, diantarkan ke rumah para lansia yang tinggal sendirian,” tambahnya.

Selain diharapkan dapat memperkuat gizi generasi mendatang, MBG juga diproyeksikan akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional. Pasalnya, dalam pelaksanaan program flagship ini, lebih dari 61.000 usaha mikro, kecil, dan menengah serta perusahaan besar turut dilibatkan dalam rantai pasok.

“Kami menciptakan lebih dari 600.000 lapangan kerja hanya di dapur. Pada puncaknya, kami optimis akan mencapai 1,5 juta lapangan kerja langsung. Dengan para penjual dan pemasok, akan ada lebih dari 1 juta mata pencaharian lain yang akan terangkat dan meningkat,” tegas Prabowo.