Jamaah Haji asal Kepulauan Meranti bersiap untuk ke Masjidil Haram untuk melaksanakan Shalat Subuh Berjamaah dan dilanjutkan dengan Tawaf Wada (tawaf perpisahan), Sabtu (6/6/2026). (foto; istimewa)

MAKKAH (serangkai) – Isak tangis pecah dan tak terbendung saat seluruh Jamaah Haji melakukan tawaf perpisahan (Tawaf Wada) di hadapan Baitullah, Sabtu (6/6/2026). Sambil berdo’a bahkan ada yang tersendu-sendu hingga kepulangan ke penginapan.

Tawaf Wada dimulai dengan pelaksanaan Shalat Subuh berjamaah di Masjidil Haram. Setelah selesai shalat wajib, dilanjutkan dengan shalat sunnah dua rakaat.

Setelah menyelesaikan shalat sunnah, dilanjutkan dengan melaksanakan Tawaf Wada. Hampir seluruh jamaah yang mengikuti tawaf meneteskan air mata. Terutama saat memanjatkan doa.

Mereka merasa khawatir tidak bisa kembali berhadapan dengan Ka’bah lagi. Sehingga semuanya terisak, sambil bermunajat agar bisa tetap kembali.

“Seluruh jamaah sangat sedih. Hampir seluruhnya meneteskan air mata saat Tawaf Wada. Terutama saat berdo’a,” ungkap Ketua Kelompok Jamaah Haji Kepulauan Meranti, Ustadz Mustafa kepada serangkai.co.

Ia mengaku Tawaf Wada diikuti oleh seluruh jamaah dari Meranti. Tawaf ini menjadi rangkaian penutup ibadah haji di tanah suci.

Setelah selesai melaksanakan Tawaf Wada seluruh Jamaah Haji kembali ke penginapan dan bersiap untuk kepulangan ke tanah air. Diinformasikannya juga saat berita ini di rilis seluruh jamaah sedang dalam penerbangan pulang dari Bandara King Abdul Aziz ke Bandara Hang Nadim, Batam.

“Saat ini kami sudah naik pesawat semua. 110 Jamaah Haji Meranti dalam keadaan sehat dan sudah berada didalam pesawat. Kami akan tiba pada pukul 22.00 WIB, Ahad (7/6/2026) di Batam,” info Ustadz Mustafa sesaat akan dilakukan penerbangan. (sr03)