Bripka Khairi saat diserahkan piagam dan piala atas raihan Kompolnas Award Tahun 2026 di Jakarta, Kamis (17/9/2026). (Foto: Humas Polres Meranti for serangkai.co)

* Bripka Khairi Raih Kompolnas Award 2026 Kategori Perorangan Desa 3T

JAKARTA (serangkai.co) — Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabin Kamtibmas), Bripka Khairi anggota Polres Kepulauan Meranti yang bertugas di Desa Sendaur, Kecamatan Rangsang Pesisir berhasil meraih Juara 1 kategori Perorangan Desa Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) pada Kompolnas Award 2026 di tingkat nasional.

Penghargaan tersebut diberikan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Kamis (17/9/2026) di Jakarta. Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi terhadap personel Polri yang dinilai menunjukkan kinerja dan pengabdian yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

Penghargaan tersebut pantas diberikan kepada Bripka Khairi. Karena ia tidak sekadar berpatroli menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi berusaha mencerdaskan anak-anak perbatasan negeri. 

Desa Sendaur, tempatnya mengabdi, menjadi salah satu desa terluar di Kepulauan Meranti. Posisinya menghadap Selat Malaka dan berbatasan dengan negara tetangga, Malaysia.

Selain menjamin keamanan di sana, Bripka Khairi juga menjajakan buku melalui perpustakaan keliling. Menggunakan sepeda motor yang dimodifikasi memiliki rak buku terbatas untuk dibawa mendatangi sejumlah desa dan anak-anak sekolah yang memiliki keterbatasan akses terhadap bahan bacaan serta buku pelajaran.

Langkah sederhana tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan polisi dengan masyarakat. Khususnya, generasi muda di wilayah kepulauan. Hal itu dilakukannya secara konsisten.

Prestasi Bripka Khairi mendapat perhatian dalam ajang Kompolnas Award 2026. Dari sekian banyak personel yang dinilai, pengabdian tersebut mengantarkannya menjadi yang terbaik untuk kategori perorangan wilayah Desa 3T.

Bagi sebagian anak, mendapatkan buku pelajaran mungkin perkara sederhana. Namun di wilayah kepulauan yang jauh dari pusat kota, buku bisa menjadi barang yang sulit dijangkau.

Kondisi itulah yang mendorong Bripka Khairi, personel Polres Kepulauan Meranti, menjalankan perpustakaan keliling hingga ke sejumlah desa di Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Menurutnya, kehadiran polisi juga dapat menjadi jembatan untuk membuka akses masyarakat terhadap pendidikan dan pengetahuan.

Melalui kegiatan perpustakaan keliling, buku-buku dibawa mendatangi desa dan anak-anak sekolah yang memiliki keterbatasan akses terhadap bahan bacaan serta buku pelajaran.

Langkah sederhana tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan polisi dengan masyarakat, khususnya generasi muda di wilayah kepulauan.

Upaya Bripka Khairi mendapat perhatian dalam ajang Kompolnas Award 2026. Dari sekian banyak personel yang dinilai, pengabdian tersebut mengantarkannya menjadi yang terbaik untuk kategori perorangan wilayah Desa 3T.

Dalam ajang Kompolnas Award tersebut, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, menyebut Kompolnas Award memiliki peran penting sebagai salah satu acuan dalam melihat kinerja anggota Polri.

“Kompolnas Award ini sebagai acuan terhadap kinerja Polri. Mempermudah institusi Polri untuk mencari kinerja anggota Polri yang terbaik,” sebut Listyo

Menurutnya, penghargaan tersebut juga dapat menjadi bagian dari evaluasi kinerja sekaligus mendorong personel Polri untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kapolri juga menyampaikan apresiasi kepada para penerima penghargaan dan mendorong personel lain untuk terus meningkatkan kinerja.

“Selamat yang terpilih. Yang belum terpilih masih ada waktu ke depannya untuk menjadi terpilih nantinya,” ujarnya.

Keberhasilan Bripka Khairi menjadi Juara 1 tingkat nasional memperlihatkan bahwa pengabdian polisi di daerah kepulauan tidak selalu harus ditunjukkan melalui tindakan besar.
Membawa buku ke desa, mendatangi anak-anak sekolah, membangun komunikasi dengan masyarakat hingga hadir di tengah keterbatasan akses pendidikan, menjadi bentuk pelayanan yang dampaknya dapat dirasakan langsung.

Apalagi Kepulauan Meranti merupakan daerah kepulauan dengan tantangan geografis tersendiri. Jarak antarpulau dan keterbatasan akses membuat pelayanan kepada masyarakat membutuhkan pendekatan yang tidak hanya mengandalkan pola konvensional.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, turut memberikan apresiasi atas capaian anggota terbaiknya tersebut.

Menurutnya, penghargaan Kompolnas Award menjadi kebanggaan bagi Polres Kepulauan Meranti sekaligus pemacu semangat bagi personel lainnya untuk terus memberikan pengabdian terbaik.

Prestasi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai sebuah penghargaan. Lebih dari itu, kisah Bripka Khairi membawa perpustakaan keliling ke pelosok desa menjadi pengingat bahwa di wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan sekalipun, anak-anak tetap memiliki hak untuk mendapatkan akses pengetahuan.

Dan diantara keterbatasan itu, seorang polisi datang bukan hanya membawa seragam dan kewajiban menjaga keamanan, tetapi juga membawa buku dan membuka jendela pengetahuan bagi anak-anak di pulau terluar. ***

Editor: sr03