
MERANTI (serangkai.co) – Gedung Neonatal Intensive Care Unit (NICU)/Pediatric Intensive Care Unit (PICU) telah selesai dibangun di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selatpanjang. Namun hingga kini belum digunakan atau dioperasionalkan.
Pihak manajemen RSUD Selatpanjang yang dikonfirmasi, Sabtu (13/6/2026) menjelaskan bahwa Gedung NICU/PICU telah selesai dibangun pada Desember 2024 lalu. Gedung yang berada di belakang gedung induk RSUD ini menelan anggaran lebih kurang Rp4 miliar yang bersumber dari anggaran Kementerian Kesehatan (APBN).
Namun hingga kini, kenapa belum dioperasionalkan, ada sejumlah penyebab. Mulai dari belum terpenuhinya tenaga para medis untuk mengoperasikannya, keterbatasan listrik, sampai dengan belum dilengkapi dengan sarana dan prasarana pendukung.
“Gedung NICU/PICU ini belum tuntas pembangunannya. Saat ini baru selesai itu, gedungnya saja. Sementara, sarana dan prasarana masih belum ada. Termasuk tenaga para medisnya juga belum tersedia,” ungkap Direktur RSUD Selatpanjang, dr Joko Santoso didampingi Kabag TU, Almayda didampingi Kabid Penunjang, Romi dan Kabid Yanmed, Ns Viviwanti MKep, Sabtu (13/6/2026).
Secara rinci, tahapan untuk mengoperasikan gedung NICU/PICU ini tambah dr Joko yakni, pihak RSUD harus menempatkan tenaga medis khusus. Setelah itu menyediakan kelistrikannya sesuai kebutuhan peralatannya.
Setelah terpenuhi, maka RSUD Meranti bisa mengajukan ke Kemenkes kembali untuk mendapatkan bantuan sarana dan prasarana pendukung lainnya. Seperti peralatan elektronik dan peralatan medis penunjang gedung NICU/PICU.
“Minimal kita menempatkan dan memberikan pelatihan kepada minimal 1 dokter spesialis anak untuk bertugas di NICU/PICU. Termasuk minimal menempatkan 2 perawat yang juga sudah diberikan pelatihan khusus,” terangnya.
Oleh karena itu juga, Joko mengaku masih ada beberapa tahapan yang wajib dipenuhi. Hal itu juga yang membuat gedung NICU/PICU belum bisa dioperasionalkan saat ini. (sr03)





