RSUD Selatpanjang saat difoto dari samping beberapa waktu lalu. (sr03)

MERANTI (serangkai.co) – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selatapanjang, dr Joko Santoso mengaku terjadi kesalahpahaman dalam persoalan informasi publik. Ia menegaskan pihaknya tidak ada maksud untuk tertutup.

Karena menurutnya, untuk beberapa persoalan di RSUD yang sifatnya teknis, ia khawatir untuk memberikan keterangan karena tidak mengatahui secara mendetail. Sehingga pihaknya takut untuk menjelaskannya ke publik dan malah menimbulkan kesalahpahaman nantinya.

Ia mengaku siap membuka diri untuk persoalan-persoalan yang terjadi di RSUD Selatpanjang. Namun, ia meminta agar untuk yang sifatnya teknis akan mendelagiskannya ke pejabat teknis di RSUD.

“Tidak ada maksud untuk tertutup terhadap informasi publik. Kami siap membuka diri dan menjawab berbagai persoalan di RSUD. Namun saya mohon untuk yang bersifat teknis dan mendetail bisa kepada pejabat teknis secara langsung,” katanya yang ditemui, Sabtu (6/6/2026).

Penyataannya tersebut disampaikan, setelah Dr Joko sempat menutup diri saat dipertanyakan terkait berbagai hal yang terjadi di RSUD beberapa waktu lalu. Ia mengaku tidak mau menjawab secara detail ke publik melalui media, karena khawatir menjawab tidak sesuai kondisi sebenarnya.

“Saat itu saya maunya diskusi saja. Sebab jika memberikan keterangan teknis takut tidak tepat. Kalau jadi berita, khawatir salah. Makanya untuk bisa menjawab yang sifatnya teknis dan menyangkut data, harus dengan pejabat terkait, sehingga tidak salah,” akunya.

Ke depan Joko mengaku akan siap memberikan keterangan secara resmi jika dibutuhkan. Tetapi ia berharap, yang bersifat teknis akan mendelegasikannya kepada pejabat terkait di RSUD. (sr03)