
PERINGATI Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 Tahun 2026, Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti mengusung tema “Gerakan Cinta Lansia” serta kampanye “30 Menit Bersama Lansia – Hadirkan Senyum, Sehatkan Lansia”.
Tahun ini, peringatan HLUN dirangkaikan dengan senam bersama dan pemeriksaan kesehatan gratis bagi para lanjut usia, Sabtu, (30/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan lansia sekaligus mengajak seluruh elemen untuk menciptakan lingkungan yang ramah, sehat, dan penuh kasih bagi para orang tua.
Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti, Ade Suhartian, menyampaikan bahwa menua merupakan anugerah yang patut disyukuri. Lansia adalah sosok yang telah memberikan kontribusi besar bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa melalui pengalaman, perjuangan, serta kebijaksanaan hidup yang diwariskan kepada generasi penerus.
“Sudah sepantasnya kita memberikan perhatian, penghormatan, dan kasih sayang kepada para lansia agar mereka dapat menikmati masa tua yang sehat, bahagia, dan bermartabat,” ujarnya.
Momentum Hari Lanjut Usia Nasional yang diperingati setiap 29 Mei itu, menjadi pengingat bahwa menjaga kualitas hidup lansia bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun tenaga kesehatan, tetapi juga keluarga dan seluruh lapisan masyarakat.
Anggota Komisi 3 DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Dr. M. Taufikurrahman, M.Si., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan peringatan HLUN ke-30 yang dinilai sebagai langkah nyata dalam meningkatkan perhatian terhadap kesehatan dan kesejahteraan para lanjut usia.
“Para lansia adalah aset bangsa yang telah memberikan pengabdian dan kontribusi luar biasa selama masa produktifnya. Kini sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk memastikan mereka memperoleh pelayanan kesehatan yang baik, perhatian, serta lingkungan yang nyaman dan penuh kasih sayang,” kata Taufiqurrahman.
Menurutnya, tema ‘Gerakan Cinta Lansia’ sangat relevan dengan kondisi saat ini karena mengajak masyarakat untuk tidak hanya peduli secara simbolis, tetapi juga menghadirkan kepedulian dalam tindakan nyata.
“Gerakan ini mengingatkan kita bahwa kebahagiaan lansia sering kali hadir dari hal-hal sederhana. Meluangkan waktu 30 menit untuk menemani, mendengarkan cerita, atau membantu aktivitas mereka merupakan bentuk kasih sayang yang sangat berarti. Semoga semangat ini terus menjadi budaya di tengah masyarakat Kepulauan Meranti,” ujarnya.
Ia juga berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, tenaga kesehatan, organisasi masyarakat, dunia usaha, dan keluarga dapat terus diperkuat dalam mendukung berbagai program peningkatan kualitas hidup lansia.

Dinas Kesehatan menegaskan bahwa rangkaian kegiatan HLUN ke-30 Tahun 2026 bertujuan meningkatkan kepedulian, kesadaran, dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kesehatan serta mencegah penyakit tidak menular pada kelompok lanjut usia.
Upaya tersebut sejalan dengan implementasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang mendorong kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan masyarakat yang sehat di setiap tahapan usia.
Melalui kampanye “30 Menit Bersama Lansia – Hadirkan Senyum, Sehatkan Lansia”, masyarakat diajak untuk memberikan perhatian lebih kepada orang tua dan lansia di sekitar mereka.
Kehadiran keluarga, tetangga, maupun lingkungan sosial diyakini mampu meningkatkan kesehatan fisik dan mental para lansia sehingga mereka dapat menjalani masa tua secara sehat, aktif, mandiri, produktif, dan sejahtera. (ADV)





