Mesin pembangkit milik Pemkab Meranti yang ada di PLN terlihat terbengkalai dan akan segera dilelang. (Foto: Bidang Aset Meranti for serangkai.co)

MERANTI (serangkai.co) – Sejumlah mesin pembangkit milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti akan dilelang. Baik pembangkit yang pernah dititipkan ke PLN, maupun pembangkit listrik yang dipinjam pakaikan ke sejumlah desa.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Fajar Triasmoko, Senin (3/8/2026) menyebutkan terhadap aset pembangkit yang dimiliki Pemkab Meranti sudah sejak lama dibiarkan begitu saja. Sebab kewenangan untuk mengurus pembangkit sudah ditarik ke Provinsi Riau.

“Aset pembangkit ini, sudah lama dibiarkan dan tidak terurus lagi. Ditambah lagi kondisinya juga sudah rusak. Makanya kita usulkan untuk dilelang,” ungkapnya.

Fajar menambahkan pengadaan pembangkit tersebut, dilakukan saat kewenangan Pertambangan dan Energi masih berada di Pemkab Meranti. Setelah ditarik ke Pemprov Riau, pembangkit menjadi terbengkalai, namun asetnya masih menjadi tanggung jawab Pemkab Meranti.

“Makanya kita lelang. Sehingga hasil lelang bisa masuk ke kas daerah,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Kabid Aset, Wan Rama merincikan pembangkit yang dilelang diantaranya, tiga unit mesin pembangkit yang dititipkan di PLN ULP Selatpanjang, dan sejumlah pembangkit yang dipinjampakaikan ke desa-desa saat Meranti saat mengalami krisis listrik belasan tahun lalu.

“Sejauh ini mesin pembangkit yang dipinjamkan ke desa masih kita inventarisir. Yang sudah terdata dan kami cek kondisinya baru sebanyak 10 unit.

“Kami akan kroscek data yang kita pegang dengan kondisi lapangan. Sehingga bisa dipastikan kondisinya,” kata Rama.

Rama juga menginformasikan pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP). Sehingga bisa dinilai kondisi pembangkit tersebut.

“Setelah dinilai, kita juga sudah berkoordinasi dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Sehingga pelelangan mesin pembangkit bisa dilakukan. Target kita, pembangkit ini dapat dilelang tahun ini,” terangnya. (sr03)