
PIHAK Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti melalui UPT Puskesmas setempat terus memperkuat upaya promotif dan preventif di lingkungan sekolah. Salah satunya dengan melaksanakan Pembinaan Kader Kesehatan Remaja (KKR) di SMAN 1 Tebingtinggi Barat.
Kegiatan ini bertujuan membentuk kader kesehatan yang mampu menjadi pelopor sekaligus penggerak perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di lingkungan sekolah. Para siswa dibekali pengetahuan mengenai kesehatan remaja, gizi seimbang, kesehatan reproduksi, pencegahan penyakit menular dan tidak menular, kesehatan mental, hingga bahaya penyalahgunaan narkoba dan rokok.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi interaktif sehingga para peserta dapat menyampaikan berbagai persoalan kesehatan yang dihadapi remaja serta memperoleh solusi yang tepat dari tenaga kesehatan.
Kepala UPT Puskesmas Alai dr Farid Moses, mengatakan pembinaan kader kesehatan remaja merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter.
“Remaja merupakan aset pembangunan daerah. Melalui kader kesehatan remaja, kami ingin menciptakan agen perubahan yang mampu mengedukasi teman sebaya mengenai pentingnya menjaga kesehatan, menerapkan pola hidup sehat, serta mencegah berbagai perilaku berisiko sejak dini. Program ini menjadi bagian dari komitmen Dinas Kesehatan dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas,” kata Moses.
Ia menambahkan, keberadaan kader kesehatan remaja di sekolah diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) sekaligus menjadi mitra tenaga kesehatan dalam menyampaikan berbagai informasi kesehatan kepada pelajar.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti yang juga anggota Komisi III, Dr. M. Taufikurrahman, memberikan apresiasi atas konsistensi Dinas Kesehatan dalam melakukan pembinaan kepada kalangan pelajar.
“Kami di Komisi III DPRD sangat mendukung program pembinaan kader kesehatan remaja karena memiliki dampak besar dalam membangun budaya hidup sehat di lingkungan sekolah. Edukasi sejak usia remaja akan melahirkan generasi yang lebih peduli terhadap kesehatan dirinya, keluarga, dan masyarakat. Program seperti ini perlu terus diperluas ke seluruh sekolah di Kabupaten Kepulauan Meranti,” katanya.
Melalui kegiatan pembinaan tersebut, diharapkan kader kesehatan remaja mampu menjadi teladan bagi teman-temannya dalam menerapkan perilaku hidup sehat, meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan lingkungan sekolah, serta mendukung terwujudnya generasi Kepulauan Meranti yang sehat, produktif, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045. (ADV)





