Anak-anak di wilayah kerja UPT Puskesmas Anak Setatah, Kecamatan Rangsang Pesisir berfoto dengan berbagai ekspresi usai menerima obat cacing massal tahun 2025 lalu. Puskesmas akan kembali memberikan obat cacing massal kembali yang akan dioptimalisasikan pada pertengah Agustus 2026. (Foto: UPT Puskesmas Anak Setatah for serangkai.co)

MERANTI (serangkai.co) – UPT Puskesmas Anak Setatah mengajak seluruh keluarga dan masyarakat agar dapat mengantisipasi ancaman infeksi cacing. Agar seluruh masyarakat terjamin bisa terhindar, Puskesmas Anak Setatah akan melaksanakan  kegiatan Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) kecacingan.

Kepala Puskesmas Anak Setatah, Noviarni menyebutkan kegiatan akan dioptimalisasikan pada pertengah Agustus ini sebagai upaya meningkatkan derajat kesehatan anak dan menekan angka kasus kecacingan di wilayah kerja Kecamatan Rangsang Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti.

Program yang dilaksanakan di seluruh desa dalam wilayah kerja UPT Puskesmas Anak Setatah tersebut menyasar anak usia 1 hingga 12 tahun. Pelaksanaan dilakukan di sekolah-sekolah maupun posyandu dengan melibatkan tenaga kesehatan, kader kesehatan, pemerintah desa, serta pihak sekolah.

Kepala UPT Puskesmas Anak Setatah, Noviarni, mengatakan bahwa kegiatan POPM Kecacingan merupakan program pencegahan yang rutin dilaksanakan untuk melindungi anak-anak dari infeksi cacing yang masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat.

“Melalui pemberian obat cacing secara massal, kami berharap anak-anak di wilayah kerja Puskesmas Anak Setatah dapat tumbuh lebih sehat, aktif, dan terhindar dari dampak buruk infeksi cacing. Obat yang diberikan aman, gratis, dan sesuai dengan pedoman Kementerian Kesehatan Republik Indonesia,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, infeksi cacing dapat mengganggu penyerapan gizi, menurunkan nafsu makan, menyebabkan anemia, hingga menghambat pertumbuhan fisik dan perkembangan kecerdasan anak apabila tidak dicegah sejak dini.

Karena itu, pihaknya mengajak seluruh orang tua untuk mendukung pelaksanaan program tersebut dengan memastikan anak-anak mendapatkan obat cacing sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh petugas kesehatan.

Noviarni juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan, mulai dari pemerintah desa, pihak sekolah, kader kesehatan, hingga masyarakat yang turut membantu kelancaran pelaksanaan POPM Kecacingan.

“Keberhasilan program ini membutuhkan dukungan semua pihak. Dengan kerja sama yang baik, kita dapat menciptakan generasi yang lebih sehat, bebas dari kecacingan, serta memiliki kualitas hidup dan prestasi belajar yang lebih baik,” tambahnya.

UPT Puskesmas Anak Setatah berharap pelaksanaan POPM Kecacingan selama Agustus 2026 dapat mencapai seluruh sasaran yang telah ditetapkan sehingga upaya pencegahan penyakit kecacingan di Kecamatan Rangsang Barat berjalan optimal.

Dengan semangat ‘Anak Sehat, Bebas Cacing, Tumbuh Cerdas’, masyarakat diimbau untuk bersama-sama menyukseskan program tersebut demi mewujudkan generasi Kepulauan Meranti yang sehat dan berkualitas. (sr03)