
MERANTI (serangkai.co) – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kepulauan Meranti menegaskan bahwa surat yang mengatasnamakan instansinya terkait pemberitahuan dan koordinasi mutasi kepala puskesmas adalah hoaks.
Surat bernomor 800.1.2/37/BKPSDM/VII/2026 tertanggal 15 Juli 2026 itu dipastikan bukan dokumen resmi yang diterbitkan BKPSDM Kabupaten Kepulauan Meranti. Apalagi nomor telepon yang berada di dalam surat dipastikan bukan merupakan nomor Kepala BKPSDM, Bakharuddin.
“Kejadiannya Kamis pagi (16/7/2026). Kami mendapatkan surat mutasi di Puskesmas Bandul. Didalam surat tersebut meminta agar segera menghubungi nomor telepon yang mengatasnamakan Kepala BKPSDM. Saya tegaskan nomor tersebut bukan nomor saya,” tegas Bakharuddin yang dikonfirmasi, Jum’at malam (17/7/2026).
Melalui jajaranya, ia juga sudah memberitahukan kepada puskesmas terkait dan Dinas Kesehatan tentang dokumen palsu yang beredar tersebut. Sehingga tidak menjadi korban penipuan yang tidak bertanggung jawab.
Bakharuddin mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, khususnya yang berada di jajaran Dinas kesehatan agar tidak mudah mempercayai surat atau informasi yang belum dipastikan keasliannya.
“Kita menghimbau kepada seluruh ASN agar tidak mudah tertipu. Jika ada surat atau okumen yang mencurigakan, segera konfirmasi ke kami,” ingatnya.
ASN juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan pejabat maupun instansi pemerintah. Apabila menerima surat atau permintaan yang mencurigakan, ASN diminta segera melakukan konfirmasi kepada BKPSDM atau instansi terkait sebelum menindaklanjutinya.
BKPSDM menegaskan bahwa setiap kebijakan kepegawaian, termasuk mutasi pejabat, hanya akan disampaikan melalui mekanisme resmi dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti, Ade Suhartian menyebutkan surat serupa juga beredar di Puskesmas Tanjung Samak. Namun beruntung segera dikonfirmasi dengan cepat. Sehingga tidak menjadi korban penipuan.
“Selain di Puskesmas Bandul, surat mutasi serupa juga didapatkan jajaran di Puskesmas Tanjungsamak. Namun berhasil diantisipasi,” ujarnya.
Ade juga menghimbau kepada seluruh pukesmas dan jajaran kesehatan sampai ke tingkat desa dapat mewaspadai modus penipuan menggunakan surat mutasi. (sr03)





