
MERANTI (serangkai.co) – Dalam lanjutan Operasi SAR (Search and Rescue) terhadap seorang penumpang Kapal Fery Dumai Line 1 yang dilaporkan melompat ke laut masih dilanjutkan pada hari ketiga, Minggu(12/4/2026). Walaupun sempat turun hujan di pagi hari, tidak menyurutkan Tim SAR untuk terus mencari korban.
Pencarian terus dilakukan dengan menyusuri tepian Pulau Rangsang dan Pulau Tebingtinggi. Sebab, dari laporan koordinat, korban melompat di selat yang diapit ke dua pulau tersebut.
“Masih nihil. Tadi sempat hujan. Tapi pencarian terus kita lanjutkan,” ujar Kepala Unit Basarnas Kepulauan Meranti, Prima Herrie, Minggu (12/4/2026).
Sebelumnya, Jum’at (10/4/2026), Nasri (32), warga Jalan Ismail Saleh, RT 006/RW002, Desa Tanjung Sari, Kecamatan Tebingtinggi Timur dilaporkan melompat dari MV Dumai Line 1 di perairan depan Desa Repan, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Nasri yang disebutkan mengalami gangguan mental itu diduga melompat ke laut dari posisi buritan kapal.
Kejadian berawal ketika Nasri didampingi ayahnya, Gani berencana pulang dari berobat di RS Siak. Setelah tiba di Pelabuhan Tanjung Buton, Siak, mereka menaiki MV Dumai Line 1 dan berencana turun di Pelabuhan Tanjung Samak, Kecamatan Rangsang.
Didalam perjalanan, tepatnya sekitar pukul 14.30 Wib di depan perairan Repan, korban tiba_tiba berjalan ke arah buritan. Tidak lama kemudian, langsung melompat ke laut.
Begitu mendapat laporan ada penumpang yang melompat ke laut, Crew MV Dumai Line 1 melakukan pencarian dengan mengelilingi perairan repan dan sekitarnya. Setelah lebih kurang 30 menit memutar dan belum berhasil menemukan si korban, pencarian dilanjutkan oleh Bakri, agen Dumai Ekspres yang berada di Desa Repan.
Dibantu oleh kapal pompong warga sekitar pencarian terus dilakukan. Sementara, MV Dumai Line 1 langsung melanjutkan pelayaran mengantar penumpang lainnya ke Tanjung Samak, Tanjung Balai Karimun, hingga berakhir di Batam.
Setelah mendapatkan laporan adanya penumpang kapal yang melompat ke laut tersebut, sekitar pukul 16.40 Wib Unit Siaga Badan SAR Nasional (Basarnas) Kepulauan Meranti bersama TNI dan Polisi langsung menuju ke lokasi yang diduga tempat Nasri terjatuh. Mereka bergabung melakukan pencarian bersama masyarakat sekitar. (sr03)





