Kabag SDM Polres Meranti, Kompol Ali Azar S Sos memantau anak Meranti yang mengikuti proses seleksi Polri 2026 di Mapolres Kepulauan Meranti, Rabu (2/4/2026). (foto Humas Polres Meranti for serangkai.co) 

MERANTI (serangkai.co) – Sebanyak 38 anak Meranti mulai mengikuti seleksi rekrutmen Polri 2026. Seleksi tahap awal dilakukan di Mapolres Kepulauan Meranti.

Seleksi di Polres Meranti dilakukan dengan pemeriksaan administrasi (Rikmin) di Aula Tantya Sudhirajati Polres Kepulauan Meranti, Rabu (1/4/2026). Dalam seleksi yang dimulai pukul 09.00 Wib juga dilakukan penimbangan dan pengukuran tinggi badan seluruh calon siswa (casis).

Seleksi ini dipimpin Kabag SDM Polres Kepulauan Meranti, Kompol Ali Azar SSos, bersama personil polres. Dalam seleksi ini juga melibatkan tim eksternal dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dan Dinas Pendidikan Kabupaten Kepulauan Meranti. Tampak hadir juga, Ketua Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kepulauan Meranti.

Kompol Ali Azar SSos merincikan seluruh casis yang mengikuti tahapan seleksi administrasi awal ini sebanyak 38 orang. Terdiri dari 35 peserta casis laki-laki, 2 orang casis wanita, dan 1 orang calon taruna Akpol.

“Seluruh peserta telah melalui tahapan registrasi dan verifikasi administrasi. Mulai dari pemeriksaan identitas diri hingga keabsahan dokumen persyaratan,” ungkap Kompol Ali.

Ditegaskannya, pelaksanaan Rikmin ini dilakukan secara teliti, transparan, dan akuntabel dengan mengedepankan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis). Selain itu, pengawasan juga dilakukan oleh Seksi Propam Polres Kepulauan Meranti bersama tim eksternal guna memastikan proses berjalan objektif.

“Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya hambatan yang berarti. Tingkat kehadiran peserta pun menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat untuk bergabung menjadi anggota Polri,” katanya.

Dijelaskan Ali Azar, kegiatan ini merupakan tahapan penting dalam proses seleksi, guna memastikan bahwa seluruh casis yang melanjutkan ke tahap berikutnya benar-benar memenuhi persyaratan administrasi.

“Ini menjadi bagian awal untuk menjamin proses rekrutmen Polri berjalan secara bersih dan profesional,” tambahnya. (sr03)