Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menyerahkan secara simbolis bantuan sagu hati berupa bantuan tunai senilai Rp520 juta kepada para veteran pejuang kemerdekaan yang diterima langsung Plt Ketua LVRI Riau M Yusuf Sumardi di Balai Pauh Janggi Pekanbaru, Selasa (18/8/2026). (Dok. Diskominfo Riau for Serangkai.co)

PEKANBARU (serangkai.co) — Sehari setelah pelaksanaan Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi Riau menyerahkan bantuan sosial berupa sagu hati kepada para veteran beserta keluarga, janda, dan duda veteran di Balai Daerah Pauh Janggi Pekanbaru, Selasa (18/8/2026).

Bantuan yang diserahkan langsung Plt Gubernur Riau SF Hariyanto tersebut mencapai Rp520.500.000 untuk 347 orang penerima. Bantuan ini menjadi bentuk perhatian sekaligus penghormatan Pemprov Riau kepada para pejuang dan keluarga veteran yang dinilai telah memberikan kontribusi besar dalam perjalanan sejarah bangsa.

SF Hariyanto mengatakan, pertemuan bersama para veteran bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi momentum untuk mengenang kembali perjuangan para pendahulu dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

“Alhamdulillah, hari ini kita dapat berkumpul bersama untuk mengenang jasa para pejuang dan pendahulu kita. Acara ini merupakan bentuk penghormatan kepada para veteran beserta keluarga, sekaligus mengingatkan kita semua bahwa kemerdekaan yang kita nikmati hari ini lahir dari perjuangan dan pengorbanan yang tidak sedikit,” ujarnya.

Menurutnya, peringatan HUT ke-81 RI menjadi momentum untuk merefleksikan kembali perjalanan bangsa. Jika sehari sebelumnya masyarakat memberikan penghormatan kepada Sang Saka Merah Putih, maka pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk memberikan penghormatan langsung kepada orang-orang yang ikut memperjuangkan kemerdekaan.

“Kemarin, kita baru saja memperingati 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Kita berdiri tegak memberi hormat kepada Sang Saka Merah Putih. Hari ini, kita duduk bersama dengan orang-orang yang telah ikut berjuang dan mengabdi agar Merah Putih itu terus berkibar,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, para veteran telah mengabdikan tenaga, pikiran, bahkan mempertaruhkan kehidupan demi bangsa dan negara. Karena itu, jasa dan pengorbanan mereka memiliki nilai yang tidak ternilai.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Riau dan seluruh masyarakat, saya menyampaikan terima kasih hingga penghargaan yang setinggi-tingginya atas perjuangan, pengabdian, serta pengorbanan Bapak dan Ibu sekalian untuk bangsa negara. Kami sangat memahami, apa pun yang diberikan pemerintah kepada veteran tentu tidak akan pernah sebanding dengan perjuangan tersebut,” ungkapnya.

SF Hariyanto menegaskan, sagu hati yang diberikan tidak semata-mata harus dilihat dari besaran nominal. Bantuan tersebut merupakan simbol kepedulian pemerintah sekaligus bentuk penghormatan kepada para veteran serta keluarga yang telah menjadi bagian dari sejarah perjuangan bangsa.

“Termasuk sagu hati yang kita serahkan tadi. Mohon jangan dilihat dari nilainya semata. Ini adalah bentuk perhatian dan penghormatan Pemerintah Provinsi Riau kepada para veteran serta janda dan duda veteran yang telah memberikan bagian terbaik dalam perjalanan bangsa ini,” tuturnya.

Sementara itu, Plt Ketua LVRI Riau M Yusuf Sumardi mengapresiasi perhatian Pemprov Riau terhadap para veteran dan keluarganya. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah.

“Pada kesempatan yang berbahagia ini, kami pengurus DPD LVRI Riau beserta seluruh anggota Legiun Veteran RI mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Riau atas perhatian, bantuan, dan apresiasi yang telah diberikan. Semoga seluruh perhatian ini menjadi kebanggaan serta penambah semangat bagi para anggota veteran di Riau,” kata Yusuf.

Ia berharap perhatian pemerintah terhadap veteran dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Sinergi pemerintah dan organisasi veteran dinilai penting untuk menjaga nilai-nilai perjuangan serta menanamkan semangat kebangsaan kepada generasi muda.

“Khusus kepada seluruh masyarakat Provinsi Riau marilah kita bersama-sama menjaga persatuan, memperkuat rasa kebangsaan, dan terus berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun nasional. Dengan semangat kemerdekaan, marilah kita jadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk melangkah bersama menuju Indonesia yang lebih maju, adil, sejahtera, dan bermartabat,” pungkasnya. (sr05)