Bupati Asmar beraudiensi dengan Wakil Direktur Utama Perum Bulog, Mayjen TNI (Purn.) Dr. Marga Taufiq, Selasa, Rabu, 5 Agustus 2026, di Jakarta. (Foto ist)

MERANTI (serangkai.co) – Kepulauan Meranti hingga kini belum memiliki Gudang Perum Bulog. Akibatnya, distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta Minyakita masih bergantung pada gudang Bulog di Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Siak.

Kondisi itu mendorong Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mempercepat pembangunan Gudang Bulog di Selatpanjang. Rencana tersebut dibahas dalam audiensi bersama jajaran Perum Bulog di Kantor Pusat Perum Bulog, Jakarta Selatan, Rabu (5/8/2026).

Bupati Kepulauan Meranti H. Asmar mengatakan, gudang Bulog menjadi kebutuhan mendesak bagi daerah kepulauan.

“Meranti masih menghadapi kemiskinan, keterbatasan transportasi antar-pulau, dan ketergantungan pasokan pangan dari luar daerah,” kata Asmar.

Ia menyebut, berdasarkan Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan 2025, Meranti memiliki indeks ketahanan pangan terendah di Provinsi Riau dan berada di peringkat ke-428 secara nasional.

Meski demikian, Meranti memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perikanan.

“Kami penghasil sagu terbesar di Indonesia. Meranti juga memiliki komoditas unggulan seperti kelapa, karet, kopi, pinang, dan kakap putih,” ujarnya.

Wakil Direktur Utama Perum Bulog, Mayjen TNI (Purn.) Dr. Marga Taufiq, S.H., M.H., mengatakan Bulog siap mendukung pembangunan gudang tersebut.

“Lahan yang disiapkan akan kami manfaatkan untuk pusat penyerapan, pengolahan, dan penyimpanan hasil panen petani,” katanya.

Menurut Marga, keberadaan gudang akan mengurangi kehilangan hasil panen, menjaga harga tetap stabil, dan meningkatkan kualitas komoditas pangan.

“Kami akan mempercepat proses pembangunan agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti telah menyiapkan lahan hibah di Jalan Lingkar Dorak. Lokasi itu telah sesuai dengan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kawasan Perkotaan Selatpanjang 2025–2044 sebagai kawasan transportasi dan pergudangan.

Ketua DPRD Kepulauan Meranti H. Khalid Ali menilai pembangunan Gudang Bulog akan memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Gudang Bulog akan memperkuat cadangan pangan, mempercepat distribusi logistik, menekan inflasi, dan mengurangi risiko kelangkaan bahan pokok,” kata Khalid.

Pembangunan gudang tersebut merupakan tindak lanjut kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan Perum Bulog yang dimulai pada akhir 2025 dan diperkuat melalui kesepakatan distribusi kebutuhan pokok pada 2026. (sr01)