Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Pekanbaru datang untuk memadamkan kebakaran hebat gudang BBM yang berisi tangki dan puluhan baby tank berisi Solar di Marpoyan Damai, Minggu (22/02/2026). Api berhasil dipadamkan setelah 2,5 jam. (foto sr03)
PEKANBARU (serangkai.co) – Warga di Jalan Sidodadi, Kelurahan Perhentian Marpoyan, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, Minggu (22/02/2026) dihebohkan dengan kebakaran diduga gudang penampungan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar.
Api yang berkobar dan terlihat membumbung ke udara memicu kepanikan warga sekitar. Material yang terbakar berupa cairan mudah terbakar membuat api dengan cepat membesar dan berpotensi menyebar ke area sekitar.
Setelah mendengar kejadian kebakaran itu, sekitar pukul 12.14 Wib, Damkar Kota Pekanbaru, langsung turun ke lokasi kejadian. Dipimpin Komandan Peleton (Danton), Dulgamar. Ia mengaku armadha pemadam sempat kesulitan mencapai lokasi, karena ramainya masyarakat di sekitar lokasi.
“Kami mengerahkan tujuh unit armada, terdiri dari enam mobil pemadam air dan satu unit rescue. Personel berasal dari Pos Handayani dan Pos Panam,” tutur Dulgamar ditemui wartawan di lokasi.
Proses pemadaman berlangsung cukup menantang. Petugas menghadapi sejumlah kendala teknis di lapangan, di antaranya tumpahan solar yang meluas hingga masuk ke aliran anak sungai atau parit di sekitar lokasi. Kondisi tersebut memaksa petugas bekerja ekstra untuk melokalisir api agar tidak merembet ke pemukiman warga.
Selain itu, angin kencang di lokasi kejadian turut mempercepat penyebaran api dan menyulitkan proses pemadaman. Setelah berjibaku selama kurang lebih dua setengah jam, api akhirnya berhasil dikuasai.
“Sekitar satu jam pertama fokus pada pemadaman utama, kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan. Total kurang lebih dua setengah jam api berhasil kita kuasai sepenuhnya,” jelas Dulgamar.
Pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah tangki penampung berukuran besar, baik berbahan plastik maupun besi, ludes terbakar. Beberapa drum tampak berserakan di area yang menghitam akibat jilatan api.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Sementara itu, kerugian materil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. (sr03)





