
KOMITMEN Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi masyarakat mendapat pengakuan di tingkat nasional. Melalui kerja sama lintas sektor, Kabupaten Kepulauan Meranti berhasil meraih Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 Kategori Madya, sekaligus mencatatkan kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebesar 103,44 persen, tertinggi di Provinsi Riau.
Penghargaan tersebut diterima Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti Ade Suhartian dan Kepala BPJS Kesehatan Kepulauan Meranti Ruriz Akbar pada penganugerahan yang berlangsung di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Januari 2026.
Penghargaan diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar bersama Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti kepada daerah yang dinilai berhasil memperluas cakupan kepesertaan JKN, menjaga tingkat keaktifan peserta, serta menunjukkan komitmen dalam pembiayaan Program JKN melalui APBD.
Bagi Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti, penghargaan tersebut bukan sekadar pengakuan atas capaian yang telah diraih, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti, Ade Suhartian, mengatakan keberhasilan meraih UHC Award merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, seluruh fasilitas pelayanan kesehatan, serta dukungan masyarakat.
“UHC Award bukan akhir dari perjalanan kami. Penghargaan ini menjadi pijakan untuk terus memperkuat validasi data kepesertaan, meningkatkan keaktifan peserta JKN, serta memastikan mutu pelayanan kesehatan semakin optimal,” kata Ade.
Menurutnya, tantangan berikutnya bukan hanya mempertahankan tingginya cakupan kepesertaan JKN, tetapi juga memastikan seluruh masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang cepat, mudah, dan berkualitas.
Karena itu, Dinas Kesehatan terus memperkuat berbagai program prioritas, mulai dari Program Cek Kesehatan Gratis (CKG), peningkatan layanan di seluruh puskesmas, pelayanan kesehatan ibu dan anak, imunisasi, pengendalian penyakit menular dan tidak menular, hingga edukasi pola hidup sehat.
Status UHC Prioritas yang kini disandang Kabupaten Kepulauan Meranti juga menjadi tanggung jawab besar untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Dinas Kesehatan menargetkan capaian tersebut dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang.

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Dr. Taufikkurahman, turut mengapresiasi keberhasilan tersebut. Menurutnya, penghargaan itu menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam memenuhi hak dasar masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan.
“Capaian ini patut diapresiasi karena merupakan hasil kerja bersama. Namun yang lebih penting adalah bagaimana kualitas pelayanan terus ditingkatkan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap Dinas Kesehatan terus menghadirkan inovasi pelayanan, memperkuat layanan hingga ke wilayah kepulauan, serta meningkatkan edukasi kepada masyarakat agar semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan.
Menurut Taufikkurahman, DPRD melalui Komisi III akan terus mendukung berbagai program kesehatan yang berpihak kepada masyarakat, baik melalui fungsi penganggaran maupun pengawasan, sehingga kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Kepulauan Meranti semakin baik.
Dengan capaian kepesertaan JKN sebesar 103,44 persen dan tingkat keaktifan peserta mencapai 90 persen, Kabupaten Kepulauan Meranti menjadi daerah dengan cakupan kepesertaan tertinggi di Provinsi Riau. Capaian tersebut diharapkan menjadi fondasi yang kuat bagi Dinas Kesehatan untuk terus menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas, merata, dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat, termasuk di wilayah kepulauan. (ADV)





