Penghargaan kategori diamond diterima oleh RSBP sebagai rumah sakit dengan pelayanan stroke berstandar dunia dari World Stroke Organization (WSO) belum lama ini. (Foto: BP Batam for serangkai.co)

BATAM (serangkai.co) – Kabar baik bagi masyarakat Batam dan Kepulauan Riau. Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam kini resmi masuk jajaran rumah sakit dengan pelayanan stroke berstandar dunia setelah meraih Diamond Status dari World Stroke Organization (WSO), penghargaan tertinggi yang diberikan kepada rumah sakit dengan sistem penanganan stroke terbaik.

Pengakuan internasional tersebut menjadi bukti bahwa masyarakat kini dapat memperoleh layanan stroke berkualitas global tanpa harus dirujuk ke kota besar atau bahkan ke luar negeri. RSBP Batam dinilai berhasil memenuhi berbagai indikator ketat WSO, mulai dari kecepatan penanganan pasien, ketepatan diagnosis, hingga keberhasilan terapi modern seperti trombolisis dan trombektomi yang sangat menentukan keselamatan penderita stroke.

Keberhasilan meraih Diamond Status juga menjadi lompatan besar bagi RSBP Batam. Sebelumnya, rumah sakit milik BP Batam itu telah mengoleksi predikat Gold dan Platinum dari WSO. Peningkatan tersebut mencerminkan konsistensi rumah sakit dalam membangun sistem pelayanan stroke yang semakin maju melalui dukungan tenaga medis profesional, teknologi kesehatan modern, serta penerapan standar pelayanan internasional.

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengatakan penghargaan tersebut merupakan buah dari dedikasi seluruh tenaga kesehatan yang terus berupaya meningkatkan mutu pelayanan.

“Diamond Status dari World Stroke Organization merupakan pengakuan bahwa layanan stroke di RSBP Batam telah memenuhi standar internasional,” ungkapnya.

Menurut Amsakar, capaian ini tidak sekadar menjadi prestasi institusi, tetapi juga memperkuat posisi Batam sebagai kota yang memiliki fasilitas kesehatan dengan kualitas yang mampu bersaing di tingkat global.

Ia menegaskan, BP Batam akan terus mendorong peningkatan kualitas layanan melalui pelayanan yang profesional, responsif, inovatif, serta mengutamakan keselamatan pasien.

“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat keselamatan pasien, serta memastikan masyarakat Batam memperoleh layanan kesehatan terbaik tanpa harus dirujuk ke luar Kota Batam,” katanya.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menambahkan bahwa keberhasilan tersebut lahir dari budaya kerja yang menempatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien sebagai prioritas utama.

“Pengakuan dari World Stroke Organization menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan layanan kesehatan yang semakin cepat, tepat, dan sesuai dengan standar internasional,” ujarnya.

Ditambahkan, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, menyebut Diamond Status bukanlah garis akhir, melainkan awal dari upaya peningkatan layanan yang lebih baik lagi.

Menurutnya, RSBP Batam akan terus memperkuat kompetensi tenaga medis, memanfaatkan teknologi kesehatan terkini, serta menyempurnakan tata kelola pelayanan agar mampu mempertahankan bahkan meningkatkan standar pelayanan kelas dunia.

“Kami berharap capaian ini semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas layanan kesehatan di Batam sekaligus memperkuat posisi kota ini sebagai kawasan yang memiliki fasilitas kesehatan modern dan berdaya saing internasional,” tutup Ariastuty. (EI/sr03)