
KAMPAR -serangkai.co) – Setelah berhasil menolong kawan yang hampir tenggelam, pria asal Bandung, Cepi (30) malah hilang dibawa arus Sungai Kampar, Minggu (7/6/2026).Hingga kini proses pencarian terhadap Cepi masih belum membuahkan hasil.
Kejadian terjadi di Desa Muara Jalai, Kecamatan Kampar Utara, Kabupaten Kampar, Riau. Pencarian yang dilakukan tim gabungan hingga Minggu sore, belum membuahkan hasil.
Saksi-saksi menginformasikan sebelum kejadian korban bersama seorang rekannya mandi di Sungai Kampar. Namun, saat berada di tengah sungai, rekan korban tiba-tiba kesulitan berenang dan nyaris tenggelam.
Melihat kondisi tersebut, Cepi berupaya memberikan pertolongan. Usahanya berhasil menyelamatkan sang rekan yang kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bangkinang untuk mendapatkan penanganan medis.
“Nahas, setelah menyelamatkan temannya, Cepi justru terseret arus sungai yang cukup deras dan hilang dari pandangan warga yang berada di sekitar lokasi,” ungkap Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi kepada wartawan.
Setelah insiden tersebut dilaporkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar, koordinasi langsung dilakukan dengan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, untuk membantu melakukan pencarian.
“Sebanyak tujuh personel rescue diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan,” sebut Budi.
Setibanya di lokasi tim yang diterjunkan akan berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan serta masyarakat setempat guna mempercepat proses pencarian.
Tim SAR lanjut Budi fokus melakukan penyisiran di sekitar titik korban dilaporkan tenggelam hingga sepanjang aliran Sungai Kampar yang diduga menjadi jalur hanyut korban.
Selain melakukan pencarian, petugas juga memantau kondisi cuaca dan arus sungai guna memastikan keselamatan personel selama operasi berlangsung.
“Kami mengimbau masyarakat yang ikut membantu pencarian agar tetap mengutamakan keselamatan dan tidak mengambil tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri,” pesan Budi. (sr05)





