Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri, menyodok bola biliar saat membuka National Open Biliar PWI Pekanbaru 2026 di Golden Break, Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru, Minggu (13/9/2026). Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua POBSI Pekanbaru AKBP Supriyanto, Ketua PWI Riau Raja Isyam, Ketua Pokja PWI Pekanbaru Andre Zaky, Ketua KONI Pekanbaru Achmad Faisal Reza, dan Kadispora Pekanbaru Yuliarso. Turnamen ini diikuti peserta dari sejumlah daerah di Indonesia, termasuk Papua Barat, Jawa Tengah, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Jambi dan Riau (Foto: Istimewa)

PEKANBARU (serangkai.co) — National Open Biliar PWI Pekanbaru 2026 resmi dibuka Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri, di Golden Break, Jalan Arifin Achmad, Pekanbaru, Minggu (13/9/2026).

Turnamen tersebut diikuti penggiat biliar dari berbagai daerah di Indonesia. Selain peserta dari Riau, kompetisi ini juga diikuti pemain dari Papua Barat, Jawa Tengah, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, dan Jambi.

Pembukaan turnamen dihadiri Ketua PWI Riau Raja Isyam, Ketua KONI, Kadispora Pekanbaru, Ketua POBSI Pekanbaru AKBP Supriyanto, serta para peserta.

Ketua Pokja PWI Pekanbaru, Andre Zaky, dalam kata sambutannya menyambut kedatangan seluruh peserta, terutama mereka yang menempuh perjalanan jauh.

Ia mengatakan turnamen tersebut tidak hanya menjadi ajang pertandingan, tetapi juga wadah silaturahmi sekaligus sarana bagi insan pers untuk berprestasi melalui olahraga.

“Ini juga menjadi ajang silaturahmi dan prestasi, khususnya bagi wartawan yang sehari-hari tidak hanya meliput atau menyajikan berita, tetapi juga membangun prestasi melalui olahraga,” ujarnya.

Andre turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan.

Ketua PWI Riau, Raja Isyam Azwar, juga menyambut peserta dari luar daerah dan mengajak seluruh peserta menjaga suasana pertandingan tetap kondusif.

“Selamat datang atlet yang datang dari Sumatera Barat, Jambi, Jawa Tengah, Papua, Kepri yang merupakan saudara kita, serta atlet dari Provinsi Riau,” katanya.

Ia mengingatkan peserta untuk menjunjung sikap sportivitas saat bertanding selama bertanding.

“Sebagai tuan rumah, mari kita jaga adab, apalagi kita negeri Melayu,” ujarnya.

Ketua KONI Pekanbaru, Achmad Faisal Reza, mengapresiasi kerja ketua pelaksana dan panitia.

Menurutnya, turnamen tersebut tidak hanya menjadi arena pertandingan, tetapi juga mempererat hubungan antarpeserta.

“Ini bukan hanya pertandingan, tapi juga untuk menyatukan silaturahmi,” katanya.
Ia berharap kegiatan serupa terus digelar dan berkembang agar semakin banyak atlet memiliki ruang untuk menunjukkan kemampuan.

Dukungan juga disampaikan Kepala Dispora Pekanbaru, Yuliarso. Ia menilai turnamen biliar penting untuk memperkuat ekosistem olahraga di Pekanbaru yang memiliki fasilitas dan atlet berprestasi.

“Kita merupakan tuan rumah dari semua cabang olahraga dan salah satunya adalah biliar. Kita juga punya atlet nasional. Mudah-mudahan dengan selalu ada event ini bisa melahirkan atlet baru dan membawa nama Pekanbaru dan Riau di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Pekanbaru, Tengku Azwendi Fajri, mengatakan kehadirannya merupakan bentuk dukungan terhadap PWI dan kegiatan olahraga yang melibatkan insan pers.

Ia mengapresiasi wartawan yang aktif mengembangkan diri di luar tugas jurnalistik.
“Saya bukan dekat dengan PWI, tapi hubungan ini hubungan saudara. Sesuai tema kegiatan, ‘Dari Pekanbaru untuk Nusantara, Satu Meja Seribu Saudara’,” ujarnya.

Tengku berharap turnamen tersebut terus berkembang dan menarik peserta dari lebih banyak provinsi. Menurutnya, biliar memiliki potensi besar karena didukung banyak penggiat dan atlet berprestasi hingga tingkat internasional.

National Open Biliar PWI Pekanbaru 2026 mempertandingkan nomor bola sembilan (9-ball) dengan format 64 pool. Panitia menyiapkan hadiah Rp10 juta untuk juara pertama, Rp5 juta bagi runner-up, Rp1,5 juta untuk masing-masing semifinalis, serta Rp500 ribu bagi peserta yang mencapai babak delapan besar.

Turnamen tersebut mempertemukan penggiat biliar dan insan pers dari berbagai daerah dalam kompetisi yang tidak hanya mengedepankan sportivitas, tetapi juga mempererat persaudaraan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua POBSI Pekanbaru AKBP Supriyanto, Ketua PWI Riau Raja Isyam, Ketua Pokja PWI Pekanbaru Andre Zaky, Ketua KONI Pekanbaru Achmad Faisal Reza, dan Kadispora Pekanbaru Yuliarso. Turnamen ini diikuti peserta dari sejumlah daerah di Indonesia, termasuk Papua Barat, Jawa Tengah, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Jambi dan Riau. (sr05)