
KAMPAR (serangkai.co) — Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau membantah informasi mengenai kemunculan Harimau Sumatera di wilayah Pasir Putih, Kabupaten Kampar, yang beredar luas di media sosial dan WhatsApp.
Kepala Bidang Teknis BBKSDA Riau, Ujang Holisudin, mengatakan tim bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, perangkat desa/kelurahan, RT/RW dan masyarakat telah melakukan penelusuran serta pemeriksaan lokasi pada 11-12 Agustus 2026.
“Hasil pemeriksaan tidak menemukan jejak Harimau Sumatera maupun tanda keberadaan satwa tersebut,” kata Ujang, Kamis (13/8/2026).
Selain itu, sebut Ujang, petugas yang mendatangi lokasi juga tidak menemukan kotoran, sisa mangsa atau makanan, serta bekas goresan kuku yang mengindikasikan keberadaan harimau.
“Informasi mengenai foto tersebut diketahui berasal dari pesan yang kemudian diteruskan ke grup WhatsApp warga hingga menjadi viral,” kata Ujang.
Sementara itu, hasil pemeriksaan tim di lapangan dan berkoordinasi dengan unsur terkait dan analisis terhadap foto yang beredar, BBKSDA Riau menyatakan informasi kemunculan Harimau Sumatera di Pasir Putih tersebut hoaks.
Meski demikian, masyarakat tetap diimbau tidak panik dan tetap waspada saat beraktivitas.
“Jika menemukan jejak atau tanda keberadaan satwa liar, masyarakat diminta tidak mengambil tindakan sendiri,” ujar Ujang.
Ujang juga meminta agar temuan tersebut sebaiknya didokumentasikan dengan jelas, termasuk melakukan pengukuran jejak sebagai pembanding ukuran apabila aman dilakukan, serta mencantumkan titik koordinat atau lokasi.
Informasi kemudian dapat segera dilaporkan kepada BBKSDA Riau agar dilakukan pemeriksaan dan langkah mitigasi apabila terjadi konflik satwa liar.
“Masyarakat kami ingatkan agar bijak menerima dan menyebarkan informasi, serta tidak langsung mempercayai maupun meneruskan foto atau kabar yang belum terverifikasi,” pesan Ujang. (sr05)





